RADAR JOGJA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) menyerahkan sejumlah peralatan cabang olahraga (Cabor) pemusatan latihan daerah (Puslatda) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Kemarin (29/4), bantuan peralatan diberikan kepada cabor voli pasir di kantor KONI DIJ.

Sekretaris Umum (Sekum) KONI DIJ Agung Nugroho mengatakan, total bantuan peralatan mencapai lebih dari Rp 105 juta. Menurut Agung, peralatan tersebut ada yang habis pakai seperti bola voli. Juga ada pula yang bisa digunakan terus menerus seperti keranjang dan kaca mata.
Dikatakan, voli pasir merupakan salah satu cabor andalan DIJ di tingkat nasional. Sehingga dengan adanya bantuan peralatan diharapkan bisa membantu voli pasir mempertahankan tradisi emas di ajang PON. “Peralatan itu sebetulnya sampai ke PON di Oktober 2020. Tapi karena ada pengunduran semoga peralatan bisa dihemat sampai 2021,” ujarnya.
Pelatih Voli Pasir DIJ Danang Agus Yuniarto turut berterimakasih atas bantuan yang diberikan. Dia juga berharap para atlet bisa lebih bersemangat dalam berlatih. Adapun sejumlah peralatan tersebut yakni medicine ball, bola voli, nett, keranjang, kaca mata, resistant band, peluit, bola basket, dan cone.
Di sisi lain, para atlet voli pasir terus menjalani latihan intensif. Hanya saja, mereka terpaksa berlatih secara mandiri karena pandemi virus korona (Covid-19). Latihan terkendala karena kami nggak bisa berlatih secara tim. “Namun, di bulan puasa porsi latihan dikurangi jadi sore hari,” beber Danang.
Sebagai informasi, bantuan peralatan cabor diberikan kepada 19 cabor dan 24 subcabor yang tercantum dalam Surat Keputusan (SK) Puslatda PON XX Papua. Meliputi atletik, wushu, binaraga, billiar, rugby, terbang layang, bola voli pantai, sepatu roda, terjun payung, taekwondo, panahan, panjat tebing, pencak silat, kempo, aeromodelling, tarung derajat, menembak, catur, polo air, renang perairan terbuka, renang artistik, gantole, balap motor, dan judo. (ard/din)

Jogja Sport