RADAR JOGJA – Cabang olahraga (Cabor) balap motor terus melakukan latihan di tengah pandemi virus korona (Covid-19). Latihan bertujuan untuk menjaga stamina para atlet pemusatan latihan daerah (Puslatda) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020 selama menjalani latihan secara mandiri.

Pelatih balap motor Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) Yohanes Sinhari mengatakan sejauh ini latihan tetap berjalan seperti biasa. Hanya, difokuskan untuk latihan fisik di rumah masing-masing. Itu lantaran situasi Covid-19 tidak memungkinkan bagi para pembalap untuk berlatih di sirkuit. “Saat ini atlet latihan mandiri sesuai program yang sudah dibuat tim. Kami hanya memantau saja,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pembalap andalan DIJ Yoga Adi Pratama mengatakan selama individual training dirinya lebih banyak melakukan jogging dan angkat beban di sekitar rumahnya. Tak jarang Yoga juga melakukan olahraga Muay Thai. “Kalau latihan fisik di luar saya agak takut karena banyak pemudik datang ke Gunungkidul,” katanya.

Kendati latihan tak berjalan maksimal, Yoga bertekad memberikan hasil yang terbaik untuk DIJ. Apalagi tahun ini merupakan PON pertamanya. “Berusaha semaksimal mungkin dan semoga dapat emas,” harapnya.

Senada dengan Yoga, Reza Danica juga tak mengendorkan semangat latihan. Reza berujar persiapan latihan fisik tetap berjalan dengan lancar di tengah pagebluk Covid-19. “Menjaga mental dan fisik agar tetap prima,” ujarnya. “Latihan memaksimalkan apapun yang bisa dilatih. Mulai dari fisik maupun teknik melalui video saat race,” imbuh Reza.

Sebagai informasi, di gelaran PON XX Papua balap motor DIJ berhasil meloloskan lima atlet terbaik. Mereka adalah Galang Hendra Pratama, Yoga Adi Pratama, Reza Danica, Hafid Pratamaditya, dan Muhammad Hildan Kusuma. (ard/din)

Jogja Sport