RADAR JOGJA – Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Jogja definitif Aji Karnanto menyerahkan dokumen pergantian antar waktu (PAW) pengurus KONI Kota Jogja masa bakti 2018-2022 kepada KONI DIJ, Senin (6/4).

Aji didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Ketum KONI Kota Jogja Dwi Haroyah dan Wakil Sekretaris Kusmarbono di kantor KONI DIJ.

Aji mengatakan pengajuan PAW merupakan upaya untuk merestrukturisasi kepengurusan. Juga mengoptimalkan kinerja KONI Kota Jogja. Aji mengungkapkan nantinya bakal ada perubahan dalam struktur kepemimpinan. Terutama untuk jabatan wakil Ketua dan bendahara.

Selain itu, adapula perombakan dan penggabungan beberapa bidang, seperti anggaran, pembinaan prestasi (Binpres), hingga sarana dan prasarana (Sarpras) yang langsung berada di bawah sekretaris umum. “Hal tersebut juga mengacu pada kepengurusan KONI DIJ saat ini,” katanya.

Dwi Haroyah berujar rotasi dilakukan bagi pengurus yang tidak aktif maupun pengurus yang kinerjanya kurang. Namun, pada prinsipnya sebagian besar masih sama seperti kepengurusan sebelumnya. “Dengan jumlah sekitar 32 pengurus,” jelasnya.

Ketua Umum KONI DIJ Djoko Pekik menyambut baik upaya ketum KONI Kota Jogja dan jajaran dalam melakukan restrukturisasi. Djoko menilai hal tersebut dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan. Dia juga berpesan agar pengurus tidak menjalani rangkap jabatan. “Perihal pengajuan PAW akan terlebih dahulu kami pelajari dan secepatnya diproses untuk kemudian dituangkan dalam surat keputusan (SK) KONI DIJ,” paparnya.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Jogja usai menggelar Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) di Balai Kota Jogja, Sabtu (21/3). Dalam kegiatan tersebut Aji Karnanto terpilih sebagai ketua umum (Ketum) KONI Kota Jogja. Aji terpilih setelah mendapat dukungan dari 34 pengurus cabang olahraga (cabor) dan menjadi satu-satunya calon di kegiatan tersebut.

Usai terpilih, Aji bertekad untuk memajukan olahraga di Jogjakarta. Dia juga berharap dukungan dari para pengurus cabor untuk mensukseskan Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIJ 2021 mendatang. “Semoga bisa meraih prestasi yang terbaik,” katanya.

KONI Kota Jogja menggelar Musorkotlub lantaran ketum sebelumnya Tri Joko Susanto mengundurkan diri dengan alasan kesehatan. Nah, nantinya Ketum baru akan melanjutkan masa kepemimpinan Tri Joko hingga 2022 mendatang. (ard/din)

Jogja Sport