RADAR JOGJA – PSS Sleman tak ingin berlarut-larut meratapi kekalahan dari PSM Makassar di laga pembuka Shopee Liga 1 2020. Ya, pasukan Super Elang Jawa -julukan PSS- menuai hasil minor 1-2 di Stadion Andi Mattalata, Makassar Minggu (1/3).

Karena itu, mereka bertekad bangkit di laga selanjutnya menjamu Persikabo di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Minggu (8/3) mendatang.  Nah, rencananya sore ini, Bagus Nirwanto cs akan kembali digeber latihan di Lapangan Universitas Islam Indonesia (UII).

Latihan kali ini akan dipimpin langsung oleh pelatih anyar PSS Dejan Antonic. Dejan sebetulnya baru tiba di Indonesia pada Sabtu (29/2) lalu. Lantas, dia langsung terbang ke Makassar untuk menyaksikan timnya bertanding. “Ya, Selasa (Hari ini, Red) saya latihan bersama tim” ujar Dejan kepada Radar Jogja.

Bek PSS Arthur Irawan mengaku kecewa dengan hasil yang didapat. Namun, dia dan rekan timnya berjanji akan berjuang dan berusaha untuk meraih tiga poin di laga kedua. “Kami sudah berusaha maksimal tapi laga tandang memang tidak mudah,” ujarnya.

Diakui pemain 26 tahun itu, set piece atau bola mati memang benar-benar menghukum timnya. Bagaimana tidak, dua gol yang bersarang ke gawang Ega Rizky berasal dari situasi bola mati. “Lawan PSM kami kurang beruntung di set piece,” tuturnya.

Di sisi lain, pertandingan tersebut terasa istimewa bagi Arthur. Itu lantaran untuk kali pertama dirinya menjadi starting eleven sejak didatangkan pada Januari lalu. Yang jelas secara pribadi Arthur merasa sangat senang, juga berharap agar lebih banyak mendapat kesempatan bermain.

Selain itu, bek asal Surabaya itu mengaku sangat tertantang dengan peran baru yang diberikan pelatih kepadanya. Ya, dalam laga kontra PSM Arthur dijajal di posisi bek kiri. Padahal eks pemain Malaga B itu sejatinya berposisi sebagai bek kanan. “Saya harus pelajari kalau dibutuhkan di sana. Sekarang kerja keras lagi dan berfikir positif agar dapat hasil maksimal lawan Persikabo,” tekadnya. (ard/din)

Jogja Sport