ATUR STRATEGI: Seto Nurdiyantara saat memimpin latihan perdana Laskar Mataram. (PSIM Official)

RADAR JOGJA – Sore ini, di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, PSIM Jogja menghadapi PSCS Cilacap. Ini adalah laga uji coba pertama PSIM melawan tim yang selevel.

Dari laga ini, Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantara akan menggunakan laga ini untuk melihat sejauh mana tingkat pemahaman pemain terhadap taktik yang dia terapkan. “Artinya sejauh mana pemahaman mereka terhadap karakter permainan tim ini,” kata Seto kepada Radar Jogja kemarin (29/2).

Seto menjelaskan saat ini kerangka tim PSIM Jogja sudah terbentuk sekitar 60-70 persen. Namun, kerangka tersebut bisa saja berubah lagi. Tergantung performa para pemain selama latihan dan uji coba. “Masih harus memilih siapa yang bisa ditempatkan di suatu posisi,” jelas eks pelatih PSS Sleman itu.

PSIM membawa kekuatan 23 pemain untuk melawan PSCS. Pemain yang datang ke Cilacap merupakan kombinasi pemain yang sudah mendapatkan kontrak dan mereka yang masih berstatus trial. Seto sendiri tak menutup kemungkinan memberikan kesempatan para pemain trial untuk membuktikan kualitas diri mereka.

Pemain yang baru saja mendapatkan kontrak di PSIM Talaohu Abdul Musafri tak sabar untuk unjuk kebolehan di laga melawan PSCS. Apalagi mantan pemain tim nasional itu mengaku sudah cukup lama memiliki keinginan memperkuat Laskar Mataram. “Ya sebenarnya ini keinginan sudah lama, ke depan saya berharap bisa memberikan kontribusi untuk PSIM,” kata Musafri.

Sebelum menghadapi PCSC Cilacap, PSIM sudah dua kali menjalani laga uji coba. Yang pertama PSIM sukses menang 3-0 atas Rio Muda FC Bantul. Kemudian ketika melawan PPLN Nasional, Laskar Mataram kembali meraih kemenangan 2-0.

PSCS memiliki rekor yang lebih mentereng dibandingkan dengan PSIM. Laskar Nusakambangan – julukan PSCS Cilacap – sukses mengalahkan Persib Bandung dengan skor 3-1. Kemenangan itu membuat para penggawa PSCS memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Namun, sang pelatih, Jaya Hartono tak mau tim asuhannya terlalu jemawa. “Saya minta kepada pemain harus bermain stabil saat menghadapi siapapun,” tegas Jaya. (kur/din)

Jogja Sport