RADAR JOGJA – Tim Nasional U-16 dipastikan gagal beruji coba melawan Thailand U-16. Sejatinya laga uji coba tersebut akan dilangsungkan di Stadion Manahan Solo hari ini (28/2). Laga uji coba tersebut awalnya akan digunakan sebagai salah satu persiapan Garuda Muda- julukan Timnas U-61 untuk menatap Piala Asia U-16 pada September mendatang.

Gagalnya laga uji coba melawan Thailand U-16 disebabkan karena berjangkitnya virus Corona (COVID-19). Pihak dari federasi sepak bola Thailand tak mau mengambil risiko dengan mengirim para pemain mudanya bermain di luar negeri sementara virus tersebut masih merajalela.

Pelatih Indonesia U-16 Bima Sakti mengaku kecewa dengan gagalnya uji coba tersebut. Bima masih berharap PSSI bisa mengatur laga uji coba melawan negara lain.”Kami berharap ada pertandingan internasional,” ujar Bima Kamis (27/2).

Sebagai gantinya, Made Kaicen dan kolega akan beruji coba melawan tim lokal, PSS Sleman U-16. Sebelumnya kedua tim ini pernah bertemu. Yakni pada Sabtu (22/2) yang lalu. Kala itu, Indonesia U-16 hanya bisa bermain imbang 0-0 melawan PSS U-16 dalam laga berbentuk trofeo.

Sama seperti uji coba sebelumnya, laga uji coba tersebut juga akan kembali dilangsungkan di Lapangan Sepak Bola Universitas Islam Indonesia (UII). Rencananya pertandingan itu akan berlangsung mulai pukul 08.00.

Bima Sakti memberikan pujian pada PSS Sleman U-16. Menurutntya, tim tersebut memiliki kualitas yang bagus. Terbukti di laga sebelumnya Indonesia U-16 gagal meraih kemenangan saat jumpa PSS U-16. “Ternyata timnya juga bagus mereka banyak memberikan tekanan kepada kami,” jelas Bima.

Direktur Akademi PSS Sleman Guntur Cahyo Utomo mengungkapkan, timnya memang diminta langsung oleh Bima Sakti. Guntur diminta untuk kembali menyiapkan PSS U-16 sebagai lawan uji coba Indonesia U-16. Guntur mengungkapkan akan ada perbedaan dari laga uji coba sebelumnya. “Yang ini main full 2×40 menit,’’ jelasnya. (kur/din)

Jogja Sport