RADAR JOGJA – Prestasi hebat ditorehkan tim sepak bola usia muda DIJ. Tim DIJ yang diwakili PSS Sleman U-17 sukses menjadi juara ketiga di ajang Piala Soeratin U-17. Dalam laga perebutan peringkat ketiga yang berlangsung di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu (23/2), IJ U-17 menang 2-0 atas Nusa Tenggara Barat (NTB) U-17. Dua gol itu dilesakkan dalam dua injury time di tiap babak.

Hasil ini menjadi pelipur lara bagi DIJ U-17. Sebelumnya, Khairul Fikri Maarif dkk harus kalah 1-2 dari Sumatera Selatan U-17 di laga semifinal yang berlangsung Sabtu lalu (23/2).

Laga antara DIJ U-17 kontra NTB U-17 berlangsung seru. Kedua tim tampil ngotot. Mereka memburu kemenangan.

DIJ U-17 tampil lebih baik. Menit pertama injury time babak pertama, DIJ U-17 mampu membuka keunggulan. Gol dicetak penyerang Cahaya Dwi Permana.

Babak kedua berjalan cukup keras. Sempat terjadi keributan yang disebabkan protes keras para ofisial tim NTB U-17. Mereka tak terima keputusan wasit.

DIJ U-17 menambah satu gol lagi. Tepatnya, menit kelima injury time babak kedua. Sang gelandang andalan Lintang Ariyo Jagadiputra memastikan kemenangan DIJ U-17.

Pelatih DIJ U-17 Wisnu Pamungkas sangat mengapresiasi perjuangan tim asuhannya. Menurutnya, pasukannya menunjukkan sikap pantang menyerah hingga laga usai. “Luar biasa perjuangan anak-anak,” katanya kepada Radar Jogja selepas laga.

Wisnu tetap memberikan sorotan. Menurutnya, satu hal yang harus segera diperbaiki tim DIJ U-17 adalah menjaga fokus. “Saat kami sudah unggul 1-0, malah permainan anak-anak tidak tenang,” tandasnya.

Penggawa DIJ U-17 Lintang Haryo dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak dengan raihan tujuh gol. Sementara itu, gelar pemain terbaik juga direngkuh pemain DIJ U-17, yakni Lukman Yusuf. (kur/amd)

Jogja Sport