RADAR JOGJA – Kurang dari delapan bulan, Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020 akan bergulir. Sebagai persiapan, beberapa hari lalu Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) mengadakan program tes fisik bagi para atlet Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) PON di Hall Tennis Indoor, Stadion Atletik, dan Lapangan Sepak Bola FIK UNY.

Tes fisik meliputi enam item. Seperti, sprint 30 meter, shocken test, triple hop test, vertical jump test, side step test, dan VO2 Max atau beep test. Semua item tersebut mencakup kekuatan, daya tahan, kelincahan, hingga kecepatan.
Adapun tes fisik dilakukan untuk menentukan standar kondisi fisik para atlet. Sekaligus menjadi awal penting untuk pemrogaman latihan selanjutnya. Melalui tes fisik tersebut, pelatih Puslatda PON XX juga diharapkan dapat memahami kelebihan dan kekurangan atlet.

Salah satu atlet yang menjalani tes fisik tersebut adalah Valeria Paulini Yuwono. Paulini merupakan atlet dari cabang olahraga (cabor) renang. Di ajang PON XX nanti perenang bertinggi badan 171 cm itu akan turun di nomor renang perairan terbuka (OWS).

Setelah mengikuti serangkaian tes, perenang yang akrab disapa Paulin ini mengaku masih banyak hal yang akan dievaluasi untuk ke depan. Sebab, hasil tes fisik menunjukkan beep test atau VO2 max dirinya yang cukup rendah. Karena kelebihan berat badan, agak gendut.”Saya akan menambah latihan untuk nurunin berat badan karena sempat jarang latihan,” ujarnya.

Dikatakan, tambahan porsi latihan akan dia lakukan demi menjaga berat badan agar kembali ideal. Seperti jogging di luar jam latihan dan mengatur pola makan. Apalagi, April mendatang perenang 19 tahun itu akan mengikuti kejuaraan renang perairan terbuka Oceanman 2020. “Yang jelas saya harus lebih semangat buat ngejar latihan ini,” katanya.

Tes fisik atlet Puslatda PON ini diikuti 132 atlet dan 45 pelatih dari 24 subcabor. Sedangkan sembilan atlet dan sembilan pelatih dari delapan subcabor, izin tidak hadir. Seperti menembak, renang artistik, terbang layang, bola voli pantai, balap motor, taekwondo, dan billiar. (ard/din)

Jogja Sport