RADAR JOGJA – Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja (BPJ) meraih kemenangan 69-65 saat menghadapi Amartha Hangtuah dalam laga seri kedua Indonesian Basketball League (IBL) di C’Tra Arena Bandung, kemarin (18/1). Bahkan, penentuan pemenang harus dipastikan pada detik-detik terakhir.

Hangtuah menampilkan formasi awal Darnell Aaron Martin Jr, Sevly Rondonuwu, Kelly Purwanto, Laquavious Kashaka Cotton dan Abraham Wenas. Di sisi lain, BPJ menurunkan David Vincent Seagers, Nuke Tri Saputra, Frida Aris Susanto, Restu Dwi Purnomo dan Devin Richard Gilligan sebagai starting line up.

Hangtuah sebenarnya tampil bagus di kuarter pertama. Tim asal Pekanbaru tersebut mampu menunjukkan pertahanan ketat membuat Bima Perkasa kesulitan mencetak angka. Kuarter pertama Hangtuah memimpin dengan kedudukan 17-8.

Kuarter kedua, Bima Perkasa meningkatkan permainan. Tim asuhan Raoul Miguel Hadinoto tersebut beramain dengan lebih agresif. Hasilnya, mereka sukses memperkecil kedudukan menjadi 24-28 di akhir kuarter kedua.

Dua kuarter terakhir berjalan dengan lebih seru. Pada dua kuarter tersebut, baik BPJ maupun Hangtuah saling bergantian memimpin. Namun, permainan pantang menyerah yang ditunjukan para penggawa BPJ dan beragam kesalahan yang dilakukan Hangutah membuat BPJ mengakhiri pertandingan dengan kedudukan 69-65.

Pengggawa BPH, David Seagers tampil bagus di laga ini. Pemain bernomor punggung dua tersebut sukses mencetak 15 angka. Catatan apik Seagers disusul Nuke Tri Saputra. Salah satu pemain lokal yang menjadi andalan BPJ itu memiliki catatan 15 angka.

Kendati demikian, pelatih Bank BPD DIY Bima Perkasa Raoul Miguel Hadinoto tak puas dengan permainan timnya. Menurutnya, secara keseluruhan timnya tidak bermain dengan bagus. “Akhirnya pada kuarter ketiga saya hanya minta anak anak fokus pada defense saja, ” kata pelatih yang biasa disapa Eboss itu.

Namun, ada satu hal yang membuat Eboss mengeluarkan pujian dari permainan BPJ. Eboss kagum dengan penampilan para bench Player nya yang mampu menyumbang 25 angka. “Saya gembira mereka bisa step up dan menjalankan tugas dengan baik, ” tandasnya.

Pelatih Amartha Hangtuah Harry Prayogo, memuji semangat pemainnya yang pantang menyerah. Menurut Harry, para penggawa Hangtuah sudah bermain dan menjalankan game plan dengan bagus. “Momentum kekalahan terjadi 15 detik terakhir ketika Abraham dinyatakan unsportmanlike foul,” keluhnya. (kur/din)

Jogja Sport