RADAR JOGJA – Tiga atlet penahan DIJ masih berpeluang  tampil di Olimpiade Tokyo 2020. Mereka yakni, Arif Dwi Pangestu, Titik Kusumawardani, dan Hendra Purnama. Ketiganya akan mengikuti babak kualifikasi terakhir yang akan berlangsung di Jerman pada Juni mendatang.

Pelatih tim nasional panahan Budi Widayanto mengungkapkan, saat ini Indonesia sudah mengamankan dua tiket di cabor panahan untuk berlaga di Olimpiade Tokyo 2020. Dua nomor tersebut disumbangkan oleh Riau Ega dan Dinanda Choirunisa. Namun, keduanya mendapatkan tiket dengan status by number, bukan by name.

Dengan demikian, atlet panahan DIJ yang berangkat akan ditentutkan melalui perkembangan mereka di pelatihan nasional (pelatnas). “Memang kami harus segera melakukan seleksi nasional untuk atlet yang berangkat ke kualifikasi di Berlin dan Olimpiade di Tokyo mendatang, tapi sampai saat ini belum ada,” jelas Budi kemarin (15/1).

Mengenai babak kualifikasi cabor Panahan yang akan digelar di Berlin pada Juni mendatang, Budi berharap para atletnya bisa melakukan persiapan dengan maksimal. Dia berharap atlet yang bisa mendapatkan tiket ke Tokyo bertambah. Terutama  atlet yang berasal dari DIJ. “Semoga nanti ada atlet tambahan yang bisa lolos ke Tokyo,” harapnya.

Sementara itu Hendra Purnama menyatakan, saat ini dirinya sedang berlatih di Jogjakarta. Ia dan rekan-rekan pelatnas yang lain masih menunggu kabar selanjutnya dari pengurus Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Pusat untuk menjalani progam latihan lanjutan. “Sementara ini saya latihan sendiri dulu,” katanya kemarin (15/1).

Hendra sendiri baru saja meraih prestasi yang membanggakan di ajang SEA Games Filipina 2019 yang lalu. Pemanah asal Bantul itu berhasil menyumbangkan dua medali emas untuk kontingen Indonesia di nomor individual putra dan tim putra. (kur/bah)

Jogja Sport