RADAR JOGJA – Manajemen PSS Sleman mulai bergeliat. Mereka serius berbenah agar mejadi lebih profesional.

Chief Executive Officer (CEO) PSS Sleman Fatih Chabanto mengatakan, manajemen PSS bakal melakukan penyegaran secara bertahap. Penyegaran ditempuh untuk menyiapkan tim yang lebih baik dari tim yang berkiprah musim sebelumnya.
“Saya berharap PSS bisa lebih baik di musim 2020 maupun 2021 mendatang,” katanya.

Fatih berharap klub kebanggaan warga Sleman bisa berkompetisi di level Asia dalam tiga tahun ke depan. “Ya, mudah-mudahan tiga atau empat tahun lagi PSS bisa berkompetisi di liga Asia,” ujarnya.

Menurut pria kelahiran Pekalongan, Jawa Tengah, tersebut, untuk menjadikan PSS menjadi klub yang lebih profesional dibutuhkan proses yang tidak sebentar. Karena itu, pihaknya akan bergerak cepat merealisasikan target yang diusung. Termasuk menjadi klub yang berlisensi.
“Semoga pihak ketiga bisa memenuhi apa yang disyaratkan untuk menjadi klub berlisensi tersebut,” kata Fatih.

Sementara itu, Direktur Operasional dan Pengembangan PSS Sleman Hempri Suyatna menyatakan, sejauh ini manajemen tim berjuluk Super Elang Jawa PSS sudah melakukan beberapa pembenahan. Di antaranya, membenahi akademi PSS U-16 dan U-20. Selain itu, ada perbaikan infrastruktur akademi sepak bola putri PSS.
Menurutnya, ini adalah salah satu bukti manajemen terus berbenah. ”Kerangka tim akademi juga sudah kami bangun, ya,” bebernya.

Terkait akademi PSS, Hempri mengatakan, sebagian pemain kelompok usia sudah memperpanjang kontrak bersama Laskar Sembada. “Pelatih juga sudah kami kontrak harapannya bisa terus berlanjut,” harap Hempri. (cr18/amd)

Jogja Sport