RADAR JOGJA – Sebanyak 84 atlet panjat tebing Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) mengikuti Liga Pora Olahraga Prestasi Unggulan Daerah (Opud) 2 2019. Ajang tersebut digelar sejak 16 hingga 20 Desember di Arena Panjat Tebing Mandala Krida Jogjakarta.

Mereka berasal dari lima kota dan kabupaten di DIJ. Rindiannya, enam atlet dari Kabupaten Sleman, enam atlet Kabupaten Gunungkidul, 16 atlet Kabupaten Bantul, 24 atlet Kota Jogja, dan 32 atlet adal Kabupaten Kulonprogo.

Panitia Pelaksana Opud) 2 2019 Amarsyah mengatakan, ajang ini diharapkan melahirkan atlet-atlet berbakat DIJ. “Para atlet yang bertanding dan juri yang memimpin pertandingan semoga dapat menjunjung sportivitas,” ujarnya Selasa (17/12).

Ajang yang diselenggarakan Pengurus Daerah (Pengda) Cabor Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) DIJ yang bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ini menandingkan empat nomor. Yakni, speed, lead, boulder, dan combine.

Sebelumnya pada 4-8 September lalu, event serupa digelar di Jogjakarta. Ajang ini dinilai sukses memunculkan atlet-atlet potensial yang ada di DIJ.

Ketua Umum Pengda FPTI DIJ Setiya berharap dari event ini dapat mengangkat prestasi panjat tebing di daerah. Selain itu, muncul bibit-bibit baru yang dapat berprestasi hingga level dunia sepertijuara dunia dari Jogjakarta Agung Etty Hendrawati.

Selain itu, dia mengucapkan terima kasih kepada Kemenpora dan pihak terkait atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan kepada FPTI DIJ. Diharapkan event ini dapat terus berlanjut di masa depan. Terutama untuk melahirkan dan membentuk atlet-atlet di daerah. (cr18/amd)

Jogja Sport