RADAR JOGJA – Bertindak sebagai tuan rumah babak 32 besar Liga 3 Grup D, Persiba Bantul justru gagal mengamankan poin penuh di laga perdana. Tim besutan Lafran Pribadi itu dipaksa takluk dari tamunya Sleman United dengan skor 2-3 di Stadion Sultan Agung (SSA), Kamis(12/12).

Dua gol Persiba dicetak oleh Wisnu Nugroho pada menit ke-18 dan 39. Sedangkan gol Sleman United masing-masing dilesakkan Rahmad Dwi Nur Ridwan menit ke-60 dan brace Bagus Andhika Putra menit ke-62 dan (90+6).

Bermain di hadapan pendukung setianya, Laskar Sultan Agung -julukan Persiba- tak mampu berbuat banyak. Padahal, mereka sempat unggul 2-0 pada paro pertama. Bahkan, Persiba sempat mendapatkan dua penalti dalam laga bertajuk “Derby DIJ” tersebut. Hanya saja, kapten Persiba Wisnu Nugroho yang menjadi eksekutor gagal menceploskan gol ke gawang Sleman United yang dikawal Anjas Krismantoro.

Persiba yang turun dengan sejumlah pemain baru sebetulnya cukup menguasai jalannya pertandingan. Namun, beberapa peluang yang dihasilkan tak dapat dituntaskan menjadi gol. Sebaliknya, tim tamu yang bertubi-tubi mendapatkan kepungan justru mampu tampil fight dan memenangkan laga.

Asisten Pelatih Persiba Bantul Sudarmaji menyebut kekalahan timnya ditengarai lantaran belum adanya chemistry antarpemain anyar yang didatangkan. Juga mental yang belum terlalu siap menghadapi laga pembuka ini. “Komunikasi kami juga kurang dalam laga kemarin,” ujarnya.

Sudarmaji juga meminta maaf kepada seluruh suporter dan masyarakat Bantul atas hasil yang didapat. Terlebih lagi sejumlah peluang yang dihasilkan, termasuk dua penalti di babak pertama dan babak kedua tak mampu berbuah gol.

Dengan hasil ini untuk sementara membuat Sleman United membuka peluang lolos ke babak 16 besar Liga 3. Sedangkan bagi Persiba, hasil minor tersebut membuat peluang mereka lolos ke babak selanjutnya menjadi sedikit sulit. Karena itu di dua laga sisa melawan Protaba Bantul dan Persinga Ngawi pada tanggal 14 dan 16 Desember mendatang harus diraih dengan kemenangan.
Asisten Pelatih Sleman United Muhammad Nur Huda mengaku kemenangan tersebut berkat kerja keras yang para pemainnya. “Laga berjalan sulit namun anak-anak mampu bermain sesuai instruksi dan sabar,” ujarnya. (cr18/din)

Jogja Sport