RADAR JOGJA – Sukses mengakhiri paceklik kemenangan. Akhiri rentetan hasil minor dari empat laga.

Itu ditunjukkan PSS Sleman saat menjamu Perseru Badak Lampung FC dalam kompetisi Shopee Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo kemarin (3/12). Pasukan Super Elang Jawa menundukkan tamunya dengan skor telak 5-1.

Yevhen Bokhashvili menjadi aktor penting dalam kemenangan PSS. Bomber asal Ukraina itu sukses mencetak brace, sekaligus mengakhiri paceklik golnya. Tambahan dua gol tersebut menempatkan stiker 26 tahun itu bersaing dalam daftar pencetak gol terbanyak musim ini dengan raihan15 gol.

Tim tamu sempat tampil cukup dominan di awal babak pertama. Namun, lini belakang PSS yang sering digempur tim Laskar Saburai sangat kokoh. Purwaka Yudhi dkk berhasil menggagalkan beberapa peluang lawan.

Yevhen unjuk diri. Dia membuka keunggulan PSS menit ke-14 melalui sundulan kepala memanfaatkan bola sapuan bek Perseru Badak Lampung FC Bojan Malisic. Tak ingin membuang kesempatan, Yevhen kembali mencatatkan namanya di papan skor menit ke-34.

PSS kian ganas. Tiga gol lagi kembali dilesakkan masing-masing oleh Haris Tuharea (52′), Ocvian Chanigio (56′), dan K.H. Yudo (67′). Gol semata wayang Perseru Badak Lampung dilesakkan Aulia Hidayat menit ke-76.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantara mengatakan, kemenangan yang didapat ini adalah hasil kerja keras para pemain. Selain itu, hasil tersebut cukup mengamankan posisi PSS di Liga 1 musim depan. “Jelas saya bersyukur karena kami bisa bertahan di Liga 1,” ungkapnya.

Seto juga berterima kasih kepada manajemen, tim pelatih, dan suporter. Sebab, target bertahan di kasta tertinggi Liga Indonesia bisa terpenuhi. “Tugas saya sudah selesai. Namun, masih ada beberapa tugas yang harus saya selesaikan yakni menyelesaikan kompetisi ini,” papar pelatih 45 tahun itu.

Seto menyebut, laga sore kemarin berjalan cukup seru. Menurutnya, kemenangan 5-1 adalah bukti kemauan para pemain yang tak lelah berjuang demi lambang candi di dada. Selain itu, dibanding laga sebelumnya, Seto menilai, para penggawanya sudah mulai tampil enjoy. “Dari sisi psikis sudah bagus. Mereka bermain lepas dan yakin,” katanya.

Menatap empat laga sisa, pelatih berlisensi AFC Pro itu berharap pasukannya tetap menjaga fokus. Dia akan tetap mengingatkan para pemain untuk tidak berleha-leha.

Selain target bertahan, Seto menegaskan, masih ada target lain yang harus dicapai. “Kalau saya sih ingin PSS bisa masuk sepuluh besar,” ujar pelatih asal Kalasan, Sleman, itu.

Pelatih Perseru Badak Lampung FC Milan Petrovic mengaku cukup kecewa dengan kekalahan timnya. “Kami ingin meraih poin namun kami gagal melakukannya. Dilaga selanjutnya semoga kami bermain lebih baik dan meraih poin penuh,” ujar pelatih asal Serbia itu. (cr18/amd)

Jogja Sport