JOGJA – Keberhasilan PSIM Jogja menjungkalkan Persiba Balikpanan dengan kemenangan 2-1 mendapat sejumlah catatan dari pelatih Aji Santoso. Mantan peracik strategi Persela Lamongan tersebut ingin kekuatan fisik para pemain ditingkatkan.

Semua pemain harus terus harus bekerja keras demi bisa mewujudkan terget PSIM untuk naik kasta Liga 1. Kualitas fisik mereka wajib ditingkatkan.

Menghadapi Persiba Kamis , Witan Sulaeman tampak kelelahan ketika laga memasuki menit ke-70. Akhirnya, Witan digantikan Raymond Tauntu menit ke-86.

Aji mengakui kondisi Witan belum terlalu fit. “Kan selama ini Witan latihan di timnas yang tidak bermain terus-menerus,” jelasnya.

Terlebih, laga ini merupakan debut Witan di level profesional. Pemain asal Palu ini mengaku sangat menikmati laga debutnya. “Tapi di awal-awal saya sempat gugup juga,” jelasnya.

Salah satu pilar anyar PSIM yang tampil paling apik adalah Syaiful Indra Cahya. Selain mampu mengemban peran sebagai bek kanan dengan baik, dia sukses mencetak satu gol. Gol itu melalui tendangan bebas akurat.

Namun, di pertengahan babak kedua Syaiful harus ditarik keluar. Dia mengalami cedera. Tumit kanannya mengalami robek. Itu usai diterjang pemain Persiba. Tumit pemain bernomor punggung 16 itu harus dijahit.

Kendati demikian, Syaiful sangat senang menjalani laga debut bersama PSIM. Dia merasakan dukungan luar biasa diberikan para penggemar Laskar Mataram. Selain itu, dia mampu tampil apik di hadapan keluarga yang secara khusus datang ke stadion untuk memberikan dukungan.

“Harapannya kami terus tampil konsisten kedepannya,” tegas Syaiful. (cr12/amd/fj)

Jogja Sport