JOGJA – Sari Hartati mengawali karirnya di dunia bola voli indoor. Namun, seiring berjalannya waktu, dia tertarik menekuni voli pantai. Tapi, beralih ke voli pantai tidak membuatnya meninggalkan voli indoor. “Semua berjalan beriringan,” jelasnya.

Ia merupakan atlet voli Ganevo yang dipercaya berperan open spike. Ia ikut menghantarkan Ganevo meraih peringkat empat  di ajang Proliga Bank BJB 2018/2019. Sebelumnya, dia sempat mebawa timnya meraih beberapagelar. Namun, dia merasa jika hanya berlaga di voli indoor, peluangnya untuk meniti karir sangat kecil.

Ia harus bersaing dengan banyak atlet yang memiliki kemampuan melebihi dirinya. Akhirnya dia mulai menekuni voli pantai semenjak 2016. “Kalau di pantai kayanya peluang untuk berprestasi lebih tinggi,” jelasnya.

Benar saja, dia berhasil lolos mewakili Indonesia di ajang Beach Volley World Championship U-21 di Thailand. Ia mendapatkan teman duet Della Novitasari, pemain dari Jawa Tengah. “Saat itu berhasil meraih peringkat 8,” jelasnya.

Saat ini dia sedang menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) untuk ajang Pra-PON yang akan diadakan pada September 2020. Sementara itu, mulai 10 Juni mendatang ia harus berangkat ke Bogor untuk mengikuti seleksi di Pemusatan Latihan Nasional (Puslatnas). Tentu tidak mudah menjalani dua latihan dengan tujuan berbeda.

Menjadi atlet Pelatnas dan berlaga di ajang internasional tentu cita-cita yang ingin dicapai. Namun, tidak dipungkiri juga daerah tetap membutuhkan atlet terbaiknya untuk membela daerah di ajang nasional.“Kalau soal itu saya mengikuti program pelatih saja,” jelasnya. (cr10/fj)

Jogja Sport