BANTUL -Persiba Bantul sejak sepekan terakhir sudah mulai melakukan seleksi pemain. Satu kendala yang mungkin mulai terasa mengganjal adalah ketiadaan mess bagi pemain. Sebab mess Persiba di Jalan Bantul diambil alih Pemkab Bantul dan kabarnya disewakan untuk kantor kampus swasta.

Karena itu, sebagai transit sementara pemain dari luar kota, rencananya manajemen Persiba Bantul akan mencari rumah kontrakan untuk mess pemain luar daerah.

Manajer Persiba Bantul, Endro Sulastomo mengakui jika saat ini pihaknya belum memiliki tempat tinggal sementara bagi calon pemainnya. Selama proses seleksi, beberapa pemain luar kota ditampung di rumahnya. “Masalah mess pemain memang sudah sejak beberapa waktu lalu. Mendekati kompetisi kami berencana menyewa rumah untuk dijadikan mess Persiba,” ujarnya kemarin (6/1).

Beruntung, sampai saat ini belum banyak pemain yang berasal dari luar Bantul. Sementara para pemain lokal Bantul masih bisa tinggal di rumahnya masing-masing. Nantinya jika telah ada kepastian pemain tersebut dikontrak tim, juga akan dibukakan kontrakan untuk pemain luar Bantul.

Sebelumnya Ketua Umum Persiba Bantul Idham Samawi seusai pertemuan dengan manajemen beberapa waktu lalu juga meminta kepada pemain asli Bantul untuk tetap tinggal di rumahnya. Hal itu sebagai upaya manajemen untuk menekan pengeluaran biaya mess Persiba. Apalagi di tengah keputusan Idham Samawi yang memilih mundur dari Persiba maka penghematan memang harus dilakukan manajemen.

Sementara itu di seleksi tahap kedua, lima pemain baru mulai bergabung untuk seleksi. Mereka yakni Ragil, Bekti, M. Bangkit, Agus, dan Yosep. Namun penampilan pemain seleksi ini belum memuaskan tim pelatih.Rencananya, pada sore ini, akan datang pemain baru lagi untuk posisi penyerang.

Hal itu karena pelatih sementara Persiba belum puas dengan pemain baru tersebut. “Kualitasnya belum seperti yang kami inginkan. Karena itu kami akan datangkan lagi pemain seleksi,” bebernya. (riz/din/mg2)

Jogja Sport