JAKARTA – Hasil minor diraih Bima Perkasa Jogja di Seri II Indonesian Basketball League (IBL) 2017, di Jakarta kemarin (4/2). Laskar Pandawa, julukan Bima Perkasa, harus mengakui keunggulan tuan rumah NSH Jakarta 103-91. Bertanding di Britama Arena, skuad asuhan Liem Jiang Rien sempat mengungguli tuan rumah.

Di awal-awal, anak-anak Jogja sebenarnya telah mengantisipasi dengan baik defense ketat NSH. Mereka bisa meredam dua pemain asing Gary Jacobs dan Nate Barfield mengembangkan permainan. Kuarter pertama mereka selesaikan dengan keunggulan 22-13.

Namun ritme permainan yang terjalin apik tak mampu diteruskan ke kuarter selanjutnya. Zona defense lawan tak mampu dieksploitasi dengan serangan-serangan yang mematikan.

Bahkan mereka hanya mencetak 18 poin dari point area NSH dan kerap kalah offensive rebounds. Sebaliknya, zona pertahanan Bima Perkasa berhasil diobrak-abrik tembakan dua poin dan drive lawan. NSH berbalik leading 40-44.

Kondisi tak banyak berubah di dua kuarter sisa. Ditambah Jamine Peterson dan Yanuar Dwi Priasmoro yang terkena foul out dan meninggalkan lubang di pertahanan. Skor akhir ditutup 91-103 untuk tuan rumah.

Duet Tyrell-Petterson menyumbang 52 poin atau 57 persen dari total poin Bima Perkasa. Sementara duet Gary-Nate menyumbang 73 poin atau 70 persen dari total skor NSH Jakarta.

Manajer Bima Perkasa Andreas Kobo Chandra mengatakan keluarnya dua pemain inti Bima mengakibatkan skema defense harus berubah. Sementara gap antara pemain pengganti dan inti sangat kentara.

“Namun melihat efektivitas serangan Bima yang mampu mengumpulkan 91 poin, sebenarnya serangan sudah sangat bagus,” katanya.

Selanjutnya di Seri III yang berlangsung di Semarang 10 Februari, Bima Perkasa bakal menghadapi lawan kuat, CLS Knight Surabaya. (riz/iwa/mg2)

Jogja Sport