DEWI SARMUDYAHSARI/RADAR JOGJA
SMASH: Tim putri Popda Kota Jogja (merah) menang 2-0 atas Bantul di final Voli Pasir Popda DIJ 2016, kemarin.
JOGJA – Tim voli pasir Bantul dan Kota Jogja berbagi medali di final cabang olahraga (cabor) voli pasir Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) DIJ 2016. Final berlangsung di Arena Voli Pasir Kompleks Stadion Mandala Krida, kemarin.

Tim putri Kota Jogja mematahkan dominasi Bantul. Jogja menang 2-0 (24-22, 21-11). Di semifinal, pasangan Septiani Dwi dan Dyah S mengalahkan pasangan Kulonprogo 2 2-0.

Sementara itu, pasangan Bantul Dyah Cahyaningrum dan Vitria Dwi mengalahkan pasangan Bantul lain 2-0 sehingga lolos ke babak final. Medali emas diraih Kota Jogja, sedangkan medali perak dan perunggu diraih tim Bantul 1 dan tim Bantul 2.

Sementara di final bagian putra, mempertemukan tim Bantul Dimas Agung dan Ilham Akbar. Mereka mengalahkan tim sedaerahnya, Fahri Septiawan dan Nobi Nabiara 2-0. Bantul mengantongi medali emas dan perak, dan menyisakan medali perunggu untuk Kota Jogja.

Koordinator Bidang Pertandingan Voli Pasir Joko Sutrisno mengatakan, cabor voli pasir diikuti 16 tim yang mewakili dari semua kabupaten dan kota.

“Masing-masing mengirimkan dua tim, tapi ada juga yang mengirimkan satu tim,” ujarnya.

Sementara itu, dominasi Kontingen Kota Jogja juga terlihat di cabor lainnya, seperti lapangan tenis. Dari empat nomor yang dipertandingkan, atlet tenis lapangan Kota Jogja menyabet tiga medali emas.

Emas diraih tunggal putri (Faiza Salsabila N), tunggal putra (M. Nur Salim) dan ganda putra (pasangan M Rayhan dan Rifki Zidan). Sedangkan satu medali emas di nomor ganda putri diraih atlet Kota Jogja (Nafidiah Dwi dan Shintia Agatha).

Namun, dominasi Kota Jogja dan Bantul tidak terjadi di cabor gulat. Di cabor ini, atlet-atlet Kulonprogro menunjukkan dominasinya dan membawa pulang banyak medali.

Kulonprogo menyabet 3 medali emas, 2 perak dan 4 perunggu. Sementara Bantul meraih 1 medali emas, 1 perak dan 4 perunggu. (dya/iwa)

Jogja Sport