DEWI SARMUDYAHSARI/RADAR JOGJA
PRESTASI: Cabang tenis meja mulai dipertandingkan dalam Popda DIJ 2016 yang dibuka di GOR Amongrogo, kemarin.
JOGJA – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) DIJ 2016 dibuka di GOR Amongraga, kemarin. Lebih dari seribu atlet pelajar bertarung sportif memperebutkan 618 medali hingga Kamis (14/4).

Ada 23 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan. Terdiri dari 20 cabor definitif dan tiga cabor ekshibisi.

“Jumlah ini lebih banyak dari cabor yang ada di Popnas (Pekan Olahraga Pelajar Nasional). Karena memang Popda ini merupakan ajang tampil bagi para atlet pelajar yang sudah berlatih keras sebagai bagian dari pembinaan mereka,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIJ Baskara Aji saat membuka Popda DIJ 2016.

Dikatakan, tidak kurang dari 1.230 atlet pelajar berpartisipasi. Kontingen Bantul yang tahun lalu juara umum mengirimkan 274 atlet. Sleman mengirim 250 atlet, Kulonprogo 240 atlet, Kota Jogja 234 atlet, dan Gunungkidul 232 atlet.

Sebanyak 618 medali dierebutkan, terdiri 179 emas, 179 perak dan 265 perunggu. Duapuluh cabor yang dipertandingkan: angkat besi, atletik, bola basket, bola voli, bulutangkis, gulat, judo, karate, panahan, pencak silat, renang, senam, sepakbola, sepak takraw, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, tinju, voli pasir dan bridge.

“Tiga cabor yang sudah masuk ekshibisi yakni kempo, balap sepeda dan panjat tebing. Kami berharap bisa menjadi cabor definitif pada Popda mendatang,” kata Aji.

Sementara itu, Ketua Umum KONI DIJ GBPH Prabukusumo menyambut baik Popda DIJ 2016. Ajang ini bisa jadi regenerasi atlet.

“Ini jadi kebanggan atlet pelajar bisa tampil di Popda, apalagi jadi juara. Tingkatkan terus prestasi agar nanti bisa tampil di PON Remaja 2017,” ujar Prabukusumo.

Beberapa cabor sudah langsung digelar kemarin. Antara lain sepakbola, panahan, bola basket, karate, tinju dan tenis meja.

Tenis meja sudah mendapatkan juara untuk nomor tunggal putra dan putri. Dua emas pertama diraih Kontingen Kota Jogja di cabor tenis meja putra atas nama Miftakhudin dan di nomor tunggal putri atas nama Tiara Nur Anggraeni.

Sedangkan peraih medali perak tunggal putra diraih atlet pelajar Kota Jogja lainnya Bagas Prabaswara. Sedangkan perunggu diraih atlet Gunungkidul Rachmat Yuniawan dan Sendy Setiawan (Kota Jogja).

Sementara medali perak tunggal putri diraih Kulonprogo melalui atletnya, Zukha Ayu Nadhifa, perunggu oleh Tantri Puspita (Sleman) dan Zafira Etta (Gunungkidul). (dya/iwa)

Jogja Sport