JOGJA – Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Disdikpora DIJ sedang melakukan seleksi atlet untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) dan program Pembinaan Atlet Berbakat (PAB). Jumlah pelajar atlet yang mengikuti seleksi tersebut sebanyak 1.152 atlet.

Kasi Olahraga BPO Disdikpora DIJ Eka Heru Prasetya mengatakan, ada 182 pelajar atlet terbaik yang dipersiapkan menghadapai Popwil 2016. “Mereka yang terbaik yang kami dapatkan dari hasil proses seleksi,” ujarnya (13/3).

Eka menjelaskan, 182 atlet tersebut merupakan atlet yang berada di ranking pertama saat proses seleksi berlangsung. Mereka akan dipersiapkan sesuai cabang olahraga masing-masing. Popwil akan mempertandingkan sembilan cabang olahraga (cabor).

Sembilan cabor yang dimainkan di Popwil adalah bola basket (24 atlet), voli indoor (30 atlet baik putra maupun putri). Kemudian tenis lapangan (delapan atlet), tenis meja (10 atlet), sepak takraw (24 atlet), bulu tangkis (12 atlet), sepak bola (34 atlet), pencak silat (30 atlet) dan tinju (10 atlet).

“Sementara yang berada di peringkat kedua, kita masukan ke program PAB. Batasan usianya 8-14 tahun untuk PAB kecil dan 15-18 tahun untuk PAB besar,” ujar Eka.

Jika Popwil hanya memilih atlet untuk mewakili sembilan cabang olahraga, untuk program PAB, ada 16 cabang olahraga yang disiapkan untuk pembinaan atlet berbakat DIJ. Selain sembilan cabang yang sama dengan Popwil, program PAB DIJ juga akan membina atlet-atlet untuk cabang voli pasir, renang, atletik, panahan, taekwondo, pencak silat, judo dan karate.

Sistem degradasi dan promosi akan diterapkan. Sehingga mereka yang berada di program PAB besar akan menjadi tim pelapis dari Popwil dan Popnas.

Untuk PAB besar, terpilih 309 atlet yang dalam proses seleksi kemarin masuk ranking kedua. Atlet PAB besar nantinya akan mem-backup atlet yang saat ini terpilih masuk kontingen Popwil. Sementara untuk PAB kecil, berhasil dipilih 344 pelajar atlet.

“Program latihan dan pembinaan atlet dilakukan jangka panjang. Setidaknya untuk Popwil langsung kami mulai dan berlangsung hingga Oktober 2016 saat gelaran Popwil digelar dan DIJ jadi tuan rumah,” ujar Eka. (dya/iwa/ong)

Jogja Sport