BUDI AGUNG/RADAR JOGJA
AJANG PEMBUKTIAN: Seorang pelajar dari UPT Dindikbudpora Kemiri melakukan atraksi pencak silat saat pembukaan POPDA 2016 Kabupaten Purworejo, di GOR WR Supratman kemarin (10/3).
PURWOREJO- Sebanyak 4.000 atlet pelajar mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Purworejo. POPDA 2016 ini dibuka oleh Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti di Gedung Olahraga WR Supratman kemarin (10/3).

POPDA 2016 ini melombakan 14 cabang olahraga, yakni atletik, renang, bulutangkis, bola voli, sepak bola, sepak takraw, tenis lapangan, tenis meja, basket, panahan, pencak silat, tae kwon do, dan karate. “POPDA 2016 ini sekaligus untuk menjaring atlet-atlet pelajar dari Purworejo untuk ajang yang sama tingkat Provinsi Jawa Tengah,” kata Ketua POPDA 2016 Basuki Budi Raharjo.

Juara satu sampai tiga untuk masing-masing cabang olahraga akan diikutkan untuk tingkat Provinsi Jawa Tengah. Juara I beregu akan
maju ke tingkat Eks Karesidenan Kedu terlebih dulu.

Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti meminta semua pihak untuk ikut menangani pengembangan olahraga di level pelajar ini. Dukungan ini penting agar para atlet pelajar ini semakin bersemangat untuk meningkatkan prestasinya.

Menurutnya, apresiasi dan pemberian penghargaan atas jerih payah atlet pelajar memiliki sifatmendidik. Bentuknya bisa bermacam-macam seperti pemberian beasiswa, keringanan biaya pendidikan, dispensasi maupun pemberian nilaiakademik yang wajar. “Penghargaan merupakan salah satu upaya memotivasi dan membangkitkan semangat para pelajar dalam meraih prestasi terbaik di bidang olahraga dan akademiknya,” kata Yuli Hastuti.

Yuli meminta POPDA tidak hanya sekadar agenda rutin tahunan saja. Kesempatan itu harus dijadikan tindak lanjut dari pembibitan danpembinaan di bidang olahraga yang harus dilakukan secara konsisten. “Dari sini kita berharap akan muncul bibit-bibit potensial dan harusdibina lebih lanjut sehingga akan memberikan prestasi yang lebih tinggi,” tegasnya.(cr2/din/ong)

Jogja Sport