JOGJA – Atlet terbaik disiapkan untuk terjun menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Basket Kelompok Umur (KU) 16 tahun yang akan berlangsung pada 21-28 Mei 2016 di GOR Klebengan. Saat ini, Pengda Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) DIJ mengadakan seleksi guna mendapatkan 15 pemain putra dan putri yang akan diterjunkan di kejurnas. Menurut Sekretaris Umum Pengda Perbasi DIJ Andi Hirawan, pada seleksi yang berlangsung sejak Minggu (6/3) lalu, semua pemain basket berusia 16 tahun memiliki peluang yang sama untuk masuk dalam tim.

“Seleksi dilakukan tiga tahap, dan yang terbaik yang akan masuk dalam tim untuk mewakili nama Jogjakarta. Bukan lagi klub, sekolah, daerah ataupun kepentingan tertentu,” katanya, kemarin.

Dikatakan, dengan catatan prestasi yang diraih pada PON Remaja lalu, Tim Basket Putri DIJ cukup baik dengan berhasil duduk di peringkat empat besar nasional. Peluang prestasi di bagian putri memang lebih baik, jika dibanding tim putra. Namun, pihaknya optimis, momen tuan rumah juga akan menguntungkan bagi tim DIJ untuk bisa meraih prestasi terbaik.

Untuk itu, lanjutnya, dengan adanya seleksi ini, diharapkan Tim DIJ mendapat pemain-pemain potensial. Terutama atlet yang bisa bermain secara tim.

“Tapi tetap ada tim kuat dari Jateng, Jabar, dan Bali yang harus kita waspadai. Kita berusaha untuk mengimbangi, karena peluang itu masih terbuka,” tuturnya.

Terpisah, Manajer Tim KU16 DIJ Andreas Candra Wibowo mengatakan, seleksi dijadwalkan tiga kali. Yakni Minggu (6/3), Senin (7/3) dan Rabu (9/3). Seleksi bersifat terbuka bagi semua pemain muda yang ada di DIJ

“Karena ini bersifat terbuka, harapannya pemain-pemain dari lima kabupaten dan kota ikut berpartisipasi. Dengan potensi dan skill yang mereka miliki, mereka berpeluang sama untuk bisa masuk dalam tim KU 16 DIJ,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Kobo menjelaskan, nantinya akan dipilih 15 pemain putra dan 15 pemain putri yang terbaik dengan memberlakukan sistem degradasi. Menurutnya, jadwal seleksi masih memungkinkan untuk ditambah hingga pekan depan, untuk mengakomodir pemain-pemain daerah yang ingin menunjukan potensinya.

“Karena belum semua pemain tahu, jadi seleksi bisa kita perpanjang sampai Senin (14/3) depan,” tandasnya. (dya/dem/ong)

Jogja Sport