ADU KUAT: Salah satu nomor yang dipertandingkan dalam kejuaraan daerah (Kejurda) Perisai Diri Padmanaba Cup 2015 di Gedung Serba Guna AA YKPN, kemarin (16/6).
JOGJA- Final kejuaraan daerah (Kejurda) Perisai Diri Padmanaba Cup 2015 berlangsung Selasa (16/6) kemarin di Gedung Serba Guna AA YKPN. Kejuaraan bagi para pemula atau pelajar ini yang ber-langsung sejak Sabtu (13/6) ini diikuti lebih dari 300 peserta dari seluruh DIJ.Ketua Pengda Perisai Diri DIJ Bambang Susilo mengatakan, ke-jurda ini sangat penting bagi pe-ngembangan diri anak-anak. Selain itu, komitmen Keluarga Silat Na-sional Perisai Diri untuk menel-orkan atlet-atlet silat yang memi-liki kemampuan teknik dan sikap sebagai petarung sejati bagi DIJ. “Sejak tahun 80-an Perisai Diri selalu menyumbang atlet handal bagi DIJ, baik itu yang berlaga di tingkat nasional seperti PON atau-pun tingkat lebih luas seperti SEA Games,”ujarnya di sela-sela ke-juaraan Selasa (16/6).Demikian halnya dengan para petarung muda yang saat ini ber-laga di kejurda. Dia berharap, akan muncul bibit-bibit baru yang dapat dibina menjadi atlet yang men-guasai tidak hanya teknik, tapi juga sikap. Bambang mengatakan, animo peserta tahun ini sangat luar bia-sa. Tidak hanya antusiasme anak-anak itu sendiri, tapi dari orangtua yang juga mendukung anaknya untuk berprestasi. Dari 24 sekolah dari tingkat SD hingga SMA yang ada di DIJ, semua ikut serta mengi-rimkan wakilnya untuk berlaga di kejurda tahun ini.”Tapi dari segi teknik, masih ada yang kurang,” jelasnya. Para atlet belum menunjukkan teknik Peri-sai Diri saat bertanding, tetapi sudah mengaplikasikan teknik IPSI (Ikatan Pencak Silat Indone-sia). Seharusnya mereka menda-lami teknik Perisai Diri minimal 1,5 tahun dulu baru bisa ikut dalam kejuaraan seperti ini.Di tingkat SD, mereka yang men-jadi juara yakni R Dimas R (SD Keputran I) menjadi juara di kelas A, Falah Arkan (SDN Kentungan) meraih juara di kelas B, Ega Rizki (SD Keputran I) juara di kelas C, Rafi (SD Lempuyangwangi) men-jadi juara di kelas D, sedangkan Wimba Ibnu (SD Keputran I) me-nyabet juara di kelas bebas. Sedangkan di bagian putri, Imelda Joko (SD Percobaan II) menajdi juara di kelas A, Salsabila Dea (SD Lempuyangwangi) juara di kelas B, Yohana devian (SD Lempuyangwangi) juara di kelas C, Seruni Nadlifa (SD Lempuyangwangi) juara di kelas D, Maya Anjar (SD Lempuyangwangi) juara di kelas E, dan Choirunnisa Putri (SD Lempuyangwangi) juara di kelas bebas.Di kategori SMA, ada puluhan kelas yang dipertandingkan. Me-reka yang juara antara lain Ri-yanto (SMA N 1 Kretek) di kelas A, Septian Hidayat (SMA N 1 Sewon) di kelas B, Yukai Farah (SMA N 1 Bambanglipuro) di kelas C, sedang-kan di bagian putrid, Cindy Elica Cipta (SMA N 3 Jogja) juara di kelas A, Ayundika M (SMA N 1 Godean) juara di kelas B dan De-wi Herjayanti (SMA N 3 Jogja) juara di kelas C.”Tahun lalu kejurda ini absen, tapi mulai tahun ini semoga bisa rutin kembali digelar setiap tahun. Agar terus bermunculan bibit-bibit atlet muda andalan DIJ,”ujar Bambang. (dya/din/ong)

Jogja Sport