GUNUNGKIDUL-Kontingen Sleman berhasil menjadi juara umum Kejuaraan Daerah (Kejurda) Anggar DIJ yang digagas Pengda Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) DIJ.
Diperkuat 30 atlet, Sleman menunjukkan kualitas dan permainan terbaiknya dalam kejurda yang berlangsung 19-21 Mei 2015 di Gedung Kesenian, Kompleks Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul dengan menyabet 7 emas, 5 perak dan 11 perunggu.
Wasekum Pengda IKASI DIJ Krisnawan Indrianto mengatakan, kejurda ini merupakan program kerja IKASI DIJ yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sekaligus pembinaan sejak usia dini para atlet anggar. “Sehingga lewat kejuaraan seperti ini nantinya tercipta regenerasi atlet yang mampu mengangkat nama DIJ baik di tingkat nasional maupun internasional,”ujarnya, kemarin (21/5).
Kejurda Anggar 2015 ini diikuti oleh sekitar 100 atlet dari empat kabupaten se DIJ dan Kota Jogja. Nomor yang dipertandingkan yakni kadet floret, degen, sabel putra dan putri, junior floret, degen, sabel putra dan putri, serta senior floret dan degen yang dipertandingkan di hari ketiga.
Pada Kejurda Anggar 2015, kontingen Kulonprogo sempat memimpin di hari pertama dengan 3 emas, 2 perak dan 6 perunggu. Namun, di hari kedua dan terakhir, Sleman berhasil mengimbangi dan berhasil di perolehan perak yang hanya selisih 1 dengan Kulonprogo.
Krisnawan menambahkan, selain untuk memperketat rasa persatuan dan kesatuan, kejuaraan ini juga dimaksudkan untuk menggali potensi atlet-atlet muda yang dapat diproyeksikan ke even yang lebih tinggi. “Kejuaraan ini sebagai ajang pemanasan para atlet cabang olahraga anggar sebelum menghadapi Kejurnas dan Pra PON pada September mendatang,”ujarnya.
Kejurda kali ini digelar di Gunungkidul, menurut Krisnawan sekaligus untuk memperkenalkan kepada luas olahraga anggar, apalagi Pengkab IKASI Gunungkidul baru saja diresmikan. “Sekaligus untuk memotivasi teman-teman disini, dan menyosialisasikan juga olahraga anggar pada masyarakat di sini khususnya,”ujar Krisnawan.(dya/din/ong)

Jogja Sport