SLEMAN – Saktiawan Sinaga dan para fansnya boleh bernafas lega. Pasalnya kabar mengenahi hukuman terhadap Sakti-panggilan akrabnya, hanya isapan jempol. Sakti dipastikan tidak akan mendapat sanksi dari tim tempatnya bernaung yakni PSS Sleman. Seperti diketahui, Saktiawan Sinaga memang sudah cukup lama tak berlatih. Usai dadanya terkena tendangan kiper Persewangi Banyuwangi Nanda Pradana pada laga perdana babak 16 besar Divisi Utama 2014 lalu, Sakti pulang ke Medan guna melakukan pengobatan dadanya. Beberapa hari yang lalu, atau sebelum berlangsungnya laga lawan Martapura, Sakti sudah kembali ke Sleman. Namun muncul kabar tak sedap bahwa Sakti bakal mendapat sanksi dari manajemen PSS. Pasalnya, kebe-rangkatan Sakti ke Medan tak izin terlebih dahulu pada tim pelatih maupun manajemen. Hukuman pemo-tongan gaji dinilai sebagai yang paling tepat diberikan pada mantan pemain PSMS Medan tersebut.Ternyata kabar tersebut salah. Direktur PT Putra Sle-man Sembada (PT PSS) Supardjiono memastikan tak akan memberikan hukuman apa apa pada Sakti. Alasannya, pihak PSS sudah mendapatkan banyak data yang me-nyebutkan bahwa Sakti benar-benar menjalani pengobatan di kampung halamannya. “Sebagai buktinya, ada hasil rontgen dari rumah sakit di Medan. Itu membuktikan bahwa Sakti memang pergi untuk berobat di kampung halamnnya. Dan saya percaya kalau dia memang benar-benar melakukan pengobatan,” ujarnya.Pardji berharap Sakti dapat segera kembali merumput. Sebab, telah terbukti tanpa Sakti, PSS mengalami sulit membongkar pertahanan lawan. Fakta paling nyata ter-saji kala PSS menjamu Martapura beberapa waktu lalu. Saat itu, PSS tampil buruk, sehingga harus diselamatkan gol penalti Dicky Prayoga untuk mengemas kemenangan 1-0. “Sakti sangat dibutuhkan tim ini. Saya berharap sece-patnya dia kembali merumput,” imbuhnya. (nes/jko/ty)

Jogja Sport