MARTAPURA – PSS Sleman jelas harus segera kembali ke trek usai dikalahkan Persigubuin Gunung Bintang 0-1 dalam laga kedua babak 16 Besar Divisi Utama 2014 Grup L Sabtu (6/9) lalu. Sayangnya, Hari ini Anang Hadi dkk sudah dinantikan partai superberat melawan Martapura FC di Stadion Demang Lehman, Martapura.Meskipun berstatus tim debutan Divisi Utama, Martapura jelas bukan lawan yang layak diremehkan. Lihat saja pencapaian tim besutan Frans Sinatra Huwae ini dalam dua laga 16 besar. Setelah ditahan imbang di kandang sendiri oleh Persigubin, klub yang diperkuat mantan bintang Persib Bandung Isnan Ali ini langsung menebusnya kala bertandang ke Banyuwangi. Berhadapan dengan Persewangi mereka justru menang 1-0.
Celakanya keadaan internal tim PSS seperti tidak terlalu siap berhadapan dengan Laskar Sultan Adam-julukan Martapura. Penyerang Saktiawan Sinaga belum sembuh dari cedera dada, satu penggawa penting lain harus menepi akibat cedera engkel, yakni Kristian Adelmund.Adelmund adalah tokoh kunci di balik kokohnya pertahanan PSS. Penyerang dengan postur sebesar apa pun tetap sulit melewati bek jangkung asal Belanda ini. Peran Adelmund jelas dibutuhkan pada laga hari ini karena Martapura diperkuat penyerang sekuat Brima Pepito Sanusi.”Brima Pepito memang bakal menjadi ancaman untuk lini belakang kami. Sayangnya, di lini belakang kami tidak diperkuat seorang Adelmund. Saya akui situasi ini memang cukup pelik,” papar pelatih PSS Herry Kiswanto.Sejatinya Herkis-sapaan akrab Herry- bisa lebih tenang seandainya Ade Christian tidak mengalami cedera tangan. Namun, nasi sudah menjadi bubur. Kini Herkis hanya dihadapkan pada dua pilihan yakni Marwan Muhammad dan Taji Prasetio.
Herkis mengaku menjajaki kemungkinan memainkan Taji di posisi Adelmund. Tapi hal tersebut sangat riskan. Meskipun jebolan Sociedad Anonima Deportiva (SAD) Uruguay, Taji masih sangat minim pengalaman. Dikhawatirkan Taji justru mengalami demam panggung di Demang Lehman. “Satu lagi ada Marwan. Marwan cukup piawai jadi bek. Tetapi itu kan bukan posisi aslinya. Ya intinya soal pengganti Adelmund saya masih berfikir,” jelasnya.Herkis menjajaki kemungkinan kembali memasang formasi 4-2-3-1. Formasi ini berjalan cukup baik pada laga lawan Persgubin meskipun hasilnya PSS kalah 0-1.
Hanya saja, memasang formasi ini sangat sulit tanpa Adelmund. Apalagi bila Marwan yang dijadikan stopper. Pasalnya pada laga lawan Persigubin Marwan adalah tandem Agus Setiawan pada posisi double pivot. “4-2-3-1 lagi mungkin saja. Namun susah juga karena kalau Marwan yang jadi stopper, otomatis Awank-panggilan akrab Agus- tidak punya tandem gelandang bertahan,” jelasnya.Pelatih Martapura FC Frans Sinatra Huwae mengatakan, tiga poin penuh adalah mutlak untuk Martapura. Mantan pemain nasional ini mengaku sedikit diuntungkan dengan pernahnya Martapura menjalani laga pra musim kontra PSS. Karena hal itu dia sudah punya gambaran kekuatan Super Elang Jawa (Super Elja).Tetapi kata Frans, PSS sekarang harus diwaspadai lantaran mengalami peningkatan performa usai digantinya Sartono Anwar dengan Herkis di akhir putaran pertama penyisihan. “Saya punya gambaran kekuatan PSS. Tapi mungkin saat ini mereka agak berbeda karena kala kami bertandang ke Sleman pas pra musim mereka masih dipegang Pak Sartono. Dengan materi pemain bagus PSS jelas harus diwaspadai,” jelasnya. (nes/din)

Jogja Sport