SLEMAN – Musim lalu, PSS Sleman memang berhasil keluar sebagai juara Divisi Utama LPIS 2013. Tetapi, status itu tidak bisa menahbiskan kalau PSS berhasil mencapai level tinggi dalam sebuah kompetisi.Sebab, Divisi Utama LPIS hanya terkesan formalitas saja, mengingat tidak ada jatah promosi ke Indonesian Super League (ISL) dari kompetisi tersebut.Nah, di musim ini barulah semua orang bisa menyebut jika Super Elang Jawa (Super Elja) sudah mampu mencapai level yang diinginkan. Berlaga di Divisi Utama 2014, PSS masuk grup 5 sebagai grup yang superketat. Sempat tertatih-tatih Anang Hadi dkk mampu lolos ke 16 besar dengan status juara grup.Kapten PSS Sleman Anang Hadi menyatakan, ini adalah untuk pertama kalinya PSS mampu hadir di babak bergengsi sejak tahun 2005. Ya, sembilan tahun lalu PSS mampu menembus semifinal Copa Indonesia. Sayangnya, saat itu mereka gagal melanjutkan langkah ke final karena kandas dari Arema Malang.
“Ini tentu merupakan kebanggaan untuk PSS. Setelah sekian lama tenggelam kami dapat mencicipi nikmatnya masuk ke babak sebergengsi 16 besar. Tentunya semangat membara bakal kami tunjukkan pada babak ini,” tandas pengusung nomor punggung 8 ini.Malam ini PSS bakal memulai petualangan mereka di babak 16 besar. Bermain di kandang sendiri Maguwoharjo International Stadium (MIS), PSS mendapat tantangan dari juara Grup 7, Persewangi Banyuwangi.Bila mengacu pada rekor kandang, PSS boleh saja jemawa. Betapa tidak, pada babak penyisihan mereka selalu mampu menang dengan skor besar. Hanya tetangga mereka PSIM Jogja yang bisa membawa pulang satu angka dari MIS.
Tetapi yang perlu diingat, Persewangi bukanlah tim sembarangan. Berbeda dengan PSS yang lolos dengan susah payah dari Grup 5, Laskar Blambangan-julukan Persewangi cenderung mulus di Grup 7. Tim asuhan Bagong Iswahyudi ini sudah memastikan tiket 16 besar beberapa pekan sebelum penyisihan usai.”Kami memang punya keuntungan main di kandang duluan. Tapi saya yakin Persewangi ini bukan tim sembarangan. Bukan saja mulus saat lolos dari Grup 7, mereka juga mengantongi satu kemenangan tandang,” sergah Herkis-sapaan Herry Kiswanto beberapa waktu lalu.PSS sendiri terancam hadir tidak dengan kekuatan lengkap. Penyerang senior Saktiawan SInaga menderita cedera tumit. Herkis masih memantau keadaan pria asal Sumatera Utara ini. “Tapi semoga saja dia tidak kenapa-kenapa. Namun bila dia absen kami masih bisa mengandalkan Guy Junior dan Monieaga,” sergahnya.
Kubu Persewangi memang dilanda sedikit problem soal keuangan klub. Ya, manajemen Persewangi dikabarkan tidak memiliki dana cukup guna mengarungi second season,Hal ini pun tidak ditampik Manajer Tim Hari Wijaya. Tetapi kata Hari karena sudah kepalang basah, dia dan jajaran pelatih bakal berusaha sekuat tenaga membawa Persewangi melangkah sejauh-jauhya. “Namun kami tetap fight. Pada laga lawan PSS, Persewangi harus bisa mencuri poin. Apalagi pemain kami tidak memiliki masalah dengan cedera,” tambahnya. (nes/din)

Jogja Sport