JOGJA – Taekwondoin Team ESTA Jogjakarta Josef Marcellino Wibowo terpilih menjadi Best Player Male untuk kategori Poomsae di Kejuaraan Gyeongju Korea Open Taekwondo Inernational Taekwondo Championships 2014.Josef Josef Marcellino Wibowo menduduki urutan pertama dan meraih emasnya yang kedua di Kategori Poomsae Individual U-14 dan diikuti Vincensius Guido yang berada di urutan ketiga dan mendapatkan perunggu.Sebelumnya, Josef juga meraih medali emas dari nomor individu dan bepasangan dengan Gitta di hari sebelumnya. Josef juga meraih medali perak di nomor beregu putra. “Ini hasil yang menggembirakan bagi Tim ESTA Jogjakarta,” kata Ketua Umum KONI DIJ GBPH Prabukusumo kemarin (17/7).
Sayangnya keberhasilan di Kategori Poomsae, gagal diikuti di nomor Kyorugi (pertarungan). Tiga atlet junior yang bertanding sebelumnya gagal menembus partai puncak di kejuaraan internasional terbesar ini. Demikian juga atlet senior Lia Karina Mansur yang turun di kelas senior open kalah dari atlet Korea Oh Hei Li di babak penyisihan.Menurut Prabukusumo, khusus di nomor Kyorugi, memang banyak perubahan yang harus segera diadaptasi. Atlet-atlet DIJ demikian juga atlet-atlet Idonesia pada umumnya harus lebih banyak belajar.Head of Team merangkap Manajer Tim ESTA Jogjakarta Vincentius Yoyok Suryadi menjelaskan, setelah hari ini mengunjungi dan berlatih di Kukkiwon, merupakan markas besar dan pusat taekwondo dunia, Tim ESTA segera pulang ke tanah air.
Di kejuaraan bergengsi ini Team ES – 1 ESTA Indonesia ini memberangkatkan 12 atlet baik Kyorugi dan Poomsae dari usia pra junior hingga senior. Mereka terdiri dari a tlet Poomsae Josef Marcellino Wibowo, Bella Elvina, Novriza Nur Farezi, Vincensius Guido, Larasati Destiryana, Erviko Andrea, Rico hartono, dan Ludmilla Gitta. Sedangkan untuk Kyorugi menyertakan Ferdy Aryanto, Hafidz Arief Norifumi, Arga Saputra, Lia Karina Mansur, dan Christopher Geraldo. Mereka didampingi pelatih Lee Sang Mook, Nuriva Ardian Tanjung dan Huhu Martono.(din)

Jogja Sport