SLEMAN – Entah karena sudah merasa jengah terus dikritik atau ada tekanan lain, penyerang PSS Sleman asal Kamerun Guy Junior tiba-tiba menghilang dari sesi latihan Super Elang Jawa (Super Elja). Saat PSS menjalani roadshow di Lapangan TGP Godean kontra klub TGP, pemain yang memiliki rumah di Gresik, Jawa Timur (Jatim) tersebut tidak menampakkan batang hidungnya. Sebelum kejadian ini Junior memang kerap dihujat lantaran tidak mampu tampil baik selama Divisi Utama musim ini.Celakanya dalam uji coba Ramadan menghadapi PS Telaga Utama di Lapangan Getas beberapa waktu lalu, Junior gagal mengekseskusi dua penalti.
Manajer PSS Sukoco mengatakan, dirinya sama sekali tidak mendapat pemberitahuan dari Junior soal rencana absen latihan. Sukoco bahkan menyebut apa yang dilakukan Junior dikategorikan indisipliner. Karena pemain asal Kamerun ini absen tanpa keterangan. “Junior belum sama sekali mengontak saya soal rencananya absen latihan. Jadi dia memang absen tanpa keterangan,” kata pria yang sempat menjabat Ketua Panpel PSS tersebut.
Tetapi Sukoco menyatakan manajemen belum akan mengambil langkah soal mangkirnya Junior. Menurutnya ada baiknya jika pihaknya menunggu Junior sampai beberapa hari. Namun bila tetap tidak datang, manajemen pasti mengambil langkah tegas. “Kami sabar dulu saja menunggu. Jika ngga datang-datang,kami bakal mengambil langkah tegas,” paparnya. Sukoco juga mengakui hampir tidak mungkin mencoret Junior. Meskipun tampil jelek jasa Junior masih dibutuhkan lantaran bursa transfer pemain di Indonesia sudah benar-benar tutup. “Jika Junior dicoret terus diganti sama siapa. Kami sudah tidak mungkin juga merekrut pemain lagi,” imbuhnya.
Terpisah, Kapten Anang Hadi juga angkat bicara soal absennya Junior. Kata Anang, sebelum absen latihan Jnior sempat mengaku tidak enak badan sehingga berencana mengambil libur. Namun Anang mengaku tidak tahu apakah yang dikatakan Junior sesuai dengan kenyataan. Tapi sebagai rekan setim dia percaya jika Junior benar-benar sedang sakit. “Tentang kepastiannya saya tidak tahu,” jelasnya.
PSS berhasil memecundangi TGP dengan skor telak 7-0. Pelatih PSS Herry Kiswanto (Herkis) mengatakan, dalam laga kemarin Anang Hadi dkk terlihat sudah tidak ada masalah dalam menyambut pertandingan menghadapi PSIM Jogja 8 Agustus mendatang. Sayangnya, kemarin PSS belum mencoba formasi baru 4-2-3-1. Asisten pelatih PSS Edy Broto mengatakan, formasi yang mengandalkan satu penyerang tersebut mungkin baru dipasang dalam laga melawan CMB Berbah Sabtu nanti. “Seperti apa efektifitasnya, kita tunggu saja,” tegasnya.(nes/din)

Jogja Sport