JOGJA – Jalan PSIM Jogja ke babak 16 besar nampaknya bakal semakin lapang mengingat semakin kompletnya amunisi tim jelang bergulirnya empat laga terakhir Divisi Utama 2014 Grup 5 usai Hari raya Idul Fitri. Ya, kondisi gelandang yang sudah menepi sejak awal musim, Day Wahyu Saputra terlihat semakin membaik. Bisa dibilang nyaris sepanjang bulan Juli pengusung nomor punggung tujuh tersebut sudah bisa berlatih normal. Penggawa binaan klub amatir HW UMY tersebut juga sudah turun dalam beberapa pertandingan uji coba. Pemain yang akrab disapa Kibil ini sudah bisa bermain secara normal.
Pelatih PSIM Seto Nurdiyantara pun cukup yakin, Dany sudah dapat dimainkan dalam perandingan perdana usai liburan kontra PSS Sleman di Stadion Mandala Krida. Hanya saja kata Seto, Dany masih perlu beradaptasi dengan rekan-rekannya. Ya, Seto memandang Dany belum terlalu nyetel dengan penggawa-penggawa PSIM lainnya. Untuk itu ia berharap selama sesi latihan Bulan Ramadan Dany mampu menyatu dengan Topas Pamungkas cs. “Dany sudah bisa bermain normal dan itu tentu membuat tim pelatih senang. Tapi Dany belum terlalu menyatu dengan yang lainnya. Cukup lama dia menepi memang menjadi faktor utama terlihatnya hal tersebut,” terang Seto.
Menurut Seto jika Dany sudah bisa beradaptasi maka lini serang PSIM bisa lebih dahsyat. Terlebih lagi sebagai pemain muda Dany memiliki skill yang sangat mumpuni. Setidaknya itu sudah diperlihatkan kala menggantikan peran Johan Arga yang harus absen lama karena cedera lutut. “Kalau Dany sudah menyatu tentunya lini serang kami makin bagus. Dany punya skill yang cukup hebat. Selain berteknik Dany adalah gelandang yang mau bekerja keras,” paparnya.
Selain Dany, Seto juga mengomentari permainan Joni Sukirta. Kata Seto, Joni mampu bermain baik saat PSIM menjamu Sleman United (SU). Ini adalah kabar menggembirakan mengingat Joni juga belum turun di 10 pertandingan pertama Divii Utama 2014. Joni berkontribusi langsung atas kemenangan PSIM 2-1 atas SU. Gol tendangan bebasnya membawa PSIM unggul 1-0 di babak pertama. Keberadaan Joni jelas merupakan berkah terlebih lagi ketika nantinya Seto memasang formasi 3-4-1-2. “Joni ini kan berposisi asli libero. Jadi dengan formasi tiga bek dia pasti akan sangat berguna. Senang juga dapat melihat Joni tampil bagus,” paparnya.
Asisten Pelatih PSIM Erwan Hendarwanto menyatakan libur Ramadan bakal dimanfaatkan PSIM belajar bermain di lapangan buruk. Ya, dalam empat laga terakhir PSIM juga bertandang ke markas PSBI Blitar Stadion M Srengat yang konon memiliki kondisi rumput lebih parah dari Stadion Tridadi, Sleman. Karena itulah PSIM mengadakan road show ke lapangan-lapangan kampung. “Ya roadshow ini kan juga bermanfaat untuk bersiap main di lapangan berkondisi buruk,” jelas Erwan. (nes/din)

Jogja Sport