BANTUL-Tim senior Persiba Bantul boleh saja hancur-hancuran di ajang Indonesian Super Leagu (ISL) 2014. Sampai saat ini tim besutan Sajuri Said tersebut belum sekalipun meraih kemenangan. Namun, muka mereka sedikit terselamatkan melihat pencapaian adik-adik mereka di tim Persiba U-21.
Menjalani laga perdana ISL U-21 Grup 2 di Stadion Sultan Agung (SSA) kemarin (23/4), tim berjuluk The Reds Muda tersebut sukses mengamankan tiga angka. Menjamu Persijap Jepara U-21, klub besutan Sambudiono dan M Ikhsan tersebut sanggup meraih kemenangan 4-3.
Kemenangan yang diraih Saddam Sudarma Hendra dkk ini memang tidak mudah. Meskipun dua kali unggul mereka mengakhiri babak pertama dengan ketertinggalan 2-3. Persiba unggul cepat lewat gol Sarjono pada menit ke-2.
Sayangnya usai gol tersebut Persijap U-21 malah mengambil alih jalannya pertandingan. Hasilnya pada menit ke-23 ketidakmampuan barisan belakang Persiba U-21 menahan serangan cepat Laskar Kalinyamat Muda membuat kedudukan berubah 1-1. Pemain Persijap U-21 Ahmad Ghofirin yang berhasil menceploskan bola ke gawang Persiba U-21 yang dijaga Manda Rahmat.
Usai terbalas, Persiba U-21 mampu kembali unggul 2-1 lewat gol tendangan jarak jauh Saddam. Namun, gol dari Saddam ini seolah hanya menjadi alat penampar untuk Persijap U-21. Pada akhir babak kedua Persijap sukses membalikkan kedudukan melalui Andika Dian Asruri di menit 33 serta Maulana Hassanudin menit ke-45.
Tapi, kartu merah yang diterima pemain tamu Andika pada menit ke-51 benar-benar merubah peruntungan Persiba U-21. Unggul jumlah pemain Laskar Sultan Agung Muda sukses mengambil alih kendali lini tengah. Puncaknya menit ke-57 penyerang Krisna Adi Dharma berhasil membawa timnya menyamakan kedudukan 3-3. Adik mantan penyerang PSIM Jogja Johan Arga tersebut sukses menyocor bola hasil umpan tarik Ilham Zuhril Mahendra.
Saat laga seolah akan berakhir imbang, Persiba U-21 berhasil membuat gol keempat pada injury time babak kedua. Ibnu Majid menjadi pahlawan Persiba U-21 pada laga ini lewat gol tandukkan kepalanya. Akibat gol ini Persiba sukses menutup pertandingan dengan kemenangan 4-3.
Usai pertandingan, M. Ikhsan pelatih Persiba U-21 mengakui kalau tim besutannya belum bermain maksimal. Tapi, kemenangan 4-3 menjadi pencapaian sangat luar biasa mengingat timnya hanya melakukan persiapan selama lebih dari seminggu.
“Untuk tim dengan persiapan mepet bisa main bagus saja sudah maksimal. Apalagi ini bisa menang. Sekalipun kemenangan ini diraih karena unggul jumlah pemain sejak awal babak kedua, keberhasilan dapat tiga angka tetap harus disyukuri,” tandas Ikhsan.
Dalam laga berikutnya, Persiba U-21 akan menjajal tim Persita Tangerang U-21. Ikhsan berharap anak asuhnya mampu menampilkan permainan lebih baik lagi.
Di pihak Persijap U-21, pelatih Tri Haryono menyatakan Satria Irawan cs sudah tampi sesuai yang ia inginkan. Tapi kartu merah untuk Andika benar-benar merusak permainan Persijap U-21. “Sangat disayangkan memang kami akhirnya kalah. Tapi tidak apa-apa kami akan menggantinya pada pertandingan berikutnya,” tegasnya. (nes)
 

Jogja Sport