SLEMAN-PSS Sleman boleh jadi merupakan klub yang paling sakit hati saat ini. Bagaimana tidak mereka sebagai juara Divisi Utama versi PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) tidak dianggap PSSI. Nyatanya, musim ini Super Elang Jawa (Super Elja) masih berlaga di kompetisi kasta kedua, Divisi Utama.
Tapi, PSS nampaknya sudah benar-benar move on. Ya, mereka terlihat tetap fokus sekalipun sudah dinyatakan menjadi penghuni Divisi Utama. Malam ini, tim berjuluk Super Elang Jawa (Elja) ini bakal berlaga dalam Divisi Utama hasil unifikasi kompetisi dengan menghadapi Persenga Nganjuk di Maguwoharjo International Stadium (MIS).
Manajer PSS Sukoco mengatakan, laga ini merupakan awal dari kembali dirajutnya mimpi menembus kompetisi kasta tertinggi. Untuk itu dia berharap tim asuhan Sartono Anwar dapat mengemas kemenangan. “Kemenangan di laga perdana adalah harga mati. Sebab ini merupakan fondasi untuk kompetisi ke depannya. Jika kalah namanya fondasi untuk mewujudkan mimpi ke ISL belum terbentuk,” tukasnya.
Di tangan Sartono, pakem formasi 4-4-2 dirubah menjadi 3-4-3. Namun melihat komposisi pemain yang ada, Sartono memodifikasinya menjadi 3-4-1-2.
Racikan Sartono memang belum terlihat pada masa pra musim. Menjalani sepuluh pertandingan, uji coba dengan tim sepadan, Super Elja hanya mengemas dua kemenangan. Sisanya, empat kali imbang dan empat kali kalah.
Sartono sendiri berharap form terbaik PSS bisa keluar saat memasuki kompetisi. Dari beberapa sesi latihan, Sartono memandang penampilan tim besutannya makin membaik. “Itu akan kami mulai besok malam (mala mini, Red),” tegasnya.
Meskipun bakal didukung puluhan ribu pendukungnya, PSS bukan tanpa handicap malam ini. Salah satu pilat mereka M Irfan dipastikan absen akibat mengalami cedera otot betis.Untungnya, Irfan bukan penggawa yang diplot Sartono sebagai pemain inti. “Irfan sudah pasti absen. Karena itu, pilihan saya di sektor gelandang sayap agak berkurang,” imbuhnya.
Kapten PSS Anang Hadi berjanji untuk membawa timnya menang. Bagi Anang, Persenga bukanlah lawan yang asing bagi PSS. Musim lalu, Persenga dua kali bertemu PSS di babak penyisihan Divisi Utama LPIS. Hasilnya sekali menang dan sekali imbang. “Sebagai kapten baru, saya ingin memulainya dengan kemenangan,” janjinya.
Pelatih Persenga Sunardi tak memberikan target muluk bagi timnya. Sadar kalau PSS selalu maksimal kala bermain di kandang sendiri Sunardi hanya ingin Eka Her dkk bisa menapilkan permainan sebaik mungkin. (nes/din)

Jogja Sport