SLEMAN-Meskipun sudah mendapatkan lampu hijau dari pelatih Sartono Anwar, penjaga gawang Herman Batak nampaknya belum 100 persen bergabung dengan PSS Sleman.
Kabarnya perekrutan Batak belum mendapatkan restu sepenuhnya dari PT Putra Sleman Sembada (PT PSS) maupun manajemen Super Elang Jawa (Super Elja).
Hal ini berkaitan dengan sudah adanya tiga penjaga gawang di PSS yakni Ali Barkah, Riyono dan Gratheo Hadi. Ya, lazimnya, setiap tim memang hanya diperkuat tiga penjaga gawang saja,
Tapi, karena kualitas serta pengalaman yang timpang antara Ali Barkah dengan Gratheo dan Riyono membuat Sartono memilih untuk memasukkan Batak ke skuadnya. Menurutnya akan sangat riskan bagi sebuah tim jika mempunya jajaran penjaga gawang dengan perbedaan level jomplang.
“Ya, sampai sekarang Batak belum dinegosiasi. Perekrutannya juga belum mendapat restu dari PT PSS,” jelas ayah bekas bek nasional Nova Ariyanto tersebut.
Namun Sartono berjanji untuk memperjuangkan Batak. Ia menegaskan hal itu untuk kebaikan PSS sendiri. Terlebih lagi di musim ini PSS mengusung target tinggi yaitu promosi ke Indonesian Super League (ISL) 2014.
Sartono mengaku , dia berniat menemui manajer baru PSS Sukoco tadi malam. Selain untuk berkenalan dan mengakrabkan diri, perekrutan Batak juga menjadi topik pembahasan dalam pertemuan tersebut.
“Intinya saya akan terus memperjuangkan nasibnya (Batak, Red). Bagaimanapun ini semua untuk kebaikan klub secara keseluruhan. Karena hal itu juga nanti malam (tadi malam, Red) saya berencana menemui Pak Koco,” sambungnya.
Dalam sesi latihan kemarin, PSS juga kedatangan mantan pemain Persiwa Wamena Issac Konon. Kedatangan Isaak memunculkan spekulasi kalau Sartono sebenarnya masih membutuhkan pemain tambahan. Terutama di posisi winger.
Tapi Sartono membantah kalau dirinya tengah memantau Isaak. Kedatangan Issac ke Maguwoharjo International Stadium (MIS) hanya sekadar ikut latihan. Ia tetap pada pendiriannya menjadikan Batak sebagai rekrutan terakhir PSS.
“Siapa yang bilang saya sedang memantau Isaak. Disini dia hanya ikut latihan. Saya sudah pastikan tidak ada lagi pemain yang direkrut oleh tim ini,” sergahnya.
Soal pertandingan perdana kontra Persenga Nganjuk, Selasa (15/3) mendatang, Sartono mengungkapkan dirinya benar-benar masih buta kekuatan klub berjuluk Singo Barong ini. Sebab selama karir kepelatihannya Sartono belum pernah sekalipun berhadapan dengan Persenga.
Untungnya ada kabar kalau Persenga sudah tiba di Sleman Sabtu (12/4). Dengan begitu, Sartono bisa terlebih dahulu memantau kelemahan dan kelebihan tim kebanggaan Supermania tersebut.
“Ya bagus kalau misalnya mereka datang lebih awal. Dengan begitu saya bisa melihat dulu seperti apa materi pemain mereka. Ya mudah-mudahan saja mereka benar-benar datang lebih awal,” pungkasnya. (nes/din)
 

Jogja Sport