ยท10 April Tanda Tangan Kontrak
JOGJA-Sepekan jelang laga perdana Divisi Utama 2014 kontra Persinga Ngawi, kubu PSIM Jogja masih diliputi persoalan. Salah satunya belum dipenuhinya beberapa hak pemain. Akibatnya, penggawa-penggawa PSIM mulai menanyakannya.
Namun Direktur Utama (Dirut) PT Putra Insan Mandiri (PT PIM) Dwi Irianto tidak tinggal diam. Kemarin, di sela-sela latihan pria yang akrab disapa Mbah Putih (MP) ini langsung memberikan pengertian kepada para pemain tentang kondisi tim yang sesungguhnya.
MP mengatakan, hak-hak yang belum dipenuhi antara lain ialah uang sepatu dan vitamin. Kata MP, ketidakstabilan kondisi finansial PSIM saat ini menjadi penyebab terlambatnya pemberian beberapa hal yang seharusnya sudah diterima Topas Pamungkas dkk. “Kalau soal gaji, memang baru tanggal 10 April kami berikan. Tapi memang ada hak-hak lain yang belum kami berikan. Karena itulah saya meminta pengertian pada para pemain,” jelasnya.
MP bersyukur para pemain bisa menerima penjelasannya. Kata dia, manajemen pun akan berusaha untuk segera memenuhi hak-hak tersebut. Dia berharap sebelum tandang ke Ngawi para pemain bisa menerima uang sepatu serta vitamin.
Selain hal-hal di atas, manajemen PSIM juga belum menyodorkan kontrak. MP sendiri menargetkan paling lambat penggawa PSIM sudah dapat membubuhkan tanda tangan kontrak saat di hari mereka menerima gaji pertama, Kamis (10/4).
“Kemungkinan kontrak dan gaji pertama akan kami berengkan. Untuk hal ini sudah tak ada masalah karena dana gaji pemain dan surat kontrak sudah tersedia,” janjinya.
Direktur Operasional PT PIM Jarot Sri Kastawa mengatakan, pembukaan rekening untuk menampung dana sumbangan untuk PSIM tertunda. Kata dia, kemarin manajemen belum sempat pergi ke bank karena masih banyak urusan yang harus diselesaikan. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami sudah bisa melakukan pembukaan rekening,” jelasnya.
Di bagian lain, beberapa pemain PSIM absen dalam sesi latihan di Lapangan Futsal Wisma Soeratin Sosrosoegondo kemarin. Tiga pemain yakni Eko Budi Santoso, Danny Wahyu dan Tito Rama hanya bisa menyaksikan rekan-rekannya memanaskan mesin jelang laga perdana Divisi Utama.
Eko Budi dan Danny menjadi pemain dengan cedera terparah. Kancil-panggilan akrab Eko Budi Santoso mengalami sakit pada hamstring-nya. Sedangkan Danny mengalami cedera lutut. Tapi Seto yakin pemain-pemain tersebut bisa turun dalam laga di Ngawi. Kancil misalnya yang hanya disuruh beristirahat selama tiga hari oleh dokter. “Tiga pemain ini memang belum tentu bermain dalam latih tanding lawan Satria AKprind Rabu (9/4) mendatang. Tapi untuk laga di Ngawi saya optimistis mereka siap. Untungnya pemain-pemain lain seerti Eko Pujiyanto, Tulus (Septianto) sudah bisa latihan,” terangnya. (nes/din)

Jogja Sport