RADAR JOGJA – Memperingati Hari Raya Imlek, PT KAI DAOP 6 menyiapkan sajian atraksi barongsai di halaman Stasiun Tugu Jogjakarta, Minggu (22/1). Iring-iringan barongsai turut menyapa penumpang yang sedang menunggu kedatangan kereta. Tak hanya itu, barongsai juga menyapa penumpang di dalam commuter line yang tengah menunggu keberangkatan.

Pertunjukkan barongsai praktis menyita perhatian para penumpang. Mereka berlomba mengeluarkan ponsel untuk mengabadikan momen bersama barongsai.

Manajer Humas PT KAI DAOP 6 Jogjakarta Franoto Wibowo menjelaskan pihaknya bekerja sama dengan salah satu komunitas barongsai di Kota Jogja. Pertunjukan ini menjadi cara PT KAI untuk turut memeriahkan Hari Raya Imlek. Sekaligus memberikan hiburan gratis bagi para penumpang sembari menunggu kedatangan kereta.

Tak sekedar penampilan barongsai saja, pihaknya juga menyiapkan sejumlah angpao. Masyarakat yang hadir dan mampu menunjukkan kepemilikan aplikasi KAI Access bisa mendapatkan angpao.

“Hari ini tampil pertunjukkan barongsai untuk menghibur penumpang. Kami memberikan apresasi kepada penumpang di liburan tahun baru imlek. Kita juga ada bagi-bagi angpao berupa kartu multi trip sebanyak 50,” jelas Franoto ditemui di Stasiun Tugu Jogjakarta, Minggu (22/1).

Franoto berharap upaya ini mampu menarik minat masyarakat. Utamanya untuk menggunakan alat transportasi massal.

“Kami apresiasi kepada penumpang di momen Imlek. Kami harapkan bisa menarik minat penumpang untuk lebih meminati alat transportasi massal,” katanya.

Lestari merupakan salah satu warga Jogja penumpang commuter line. Dia mengaku terkesan dan tak mengira barongsai turut menyapa penumpang secara langsung sebelum kereta berangkat.

Lestari sempat memberikan angpao kepada barongsai. Dia mengatakan biasanya atraksi barongsai kerap ditemui di pusat perbelanjaan maupun lokasi-lokasi hiburan. Menurutnya ini merupakan cara unik yang disajikan PT KAI untuk turut memeriahkan Hari Raya Imlek.

“Kaget aja, kok budaya kita diabadikan di stasiun. Jadi kaget juga. Tadi saya juga kasih angpao, itu tradisi budaya Chinese memang kita berbagi untuk mereka semua di hari yang baik ini. Tahun ini kelinci air, jadi kita harapkan semua hidup kita akan seperti air yang mengalir,” ujar Lestari. (isa/dwi)

Jogja Raya