RADAR JOGJA – Kereta Panoramic menjadi moda transportasi favorit di Stasiun Tugu. Konsep dari kereta ini menyajikan panorama selama perjalanan. Wujudnya dalam jendela kaca berukuran besar. Termasuk langit-langit yang terpasang kaca ultra violet.

Manajer Humas PT KAI Daerah Operasional 6 Jogjakarta Franoto Wibowo menuturkan kehadiran kereta Panoramic merupakan inovasi. Menyajikan keindahan panorama selama perjalanan. Agar penumpang mendapatkan suasana baru di dalam kereta.

“KA Panoramic punya spesifikasi khusus jendela berdimensi lebar, juga atap kaca panoramic room, dimana penumpang selama perjalanan bisa melihat pemandangan dengan jelas karena jendela lebar dan kursi bisa diarahkan ke arah jendela,” jelasnya ditemui di Stasiun Tugu Jogjakarta, Senin (26/12).

Keberadaan kereta Panoramic juga terbatas. Ini karena hanya satu rangkaian untuk setiap keberangkatan. Setiap harinya hanya ada dua jadwal pada 12.00 WIB dan 21.40 WIB. Keduanya berangkat dari Stasiun Tugu Jogjakarta.

Gerbong Panoramic juga mengikuti KA reguler. Tepatnya KA Taksaka tambahan dengan rute Stasiun Tugu Jogjakarta – Stasiun Gambir Jakarta pulang dan pergi (PP). 

“Baru ada kereta yang satu dirangkaiannya Taksaka tambahan pukul 12.00 WIB dan 21.40 WIB malam bersama KA Taksaka tambahan,” katanya.

Kereta ini memiliki kapasitas 46 tempat duduk. Keunggulan dari tempat duduk ini adalah bisa diputar menghadap jendela. Sehingga penumpang dapat langsung melihat keindagan panorama alam sepanjang perjalanan. 

“Kapasitas tempat duduk 46 per kereta juga disitu ada fasilitas seperti untuk yang membutuhkan khusus, ada kursi roda atau pelanggan dapatkan makan berat 1 kali makanan ringan 1 kali,” ujarnya.

Keberadaan kereta Panoramic memang dipersiapkan untuk angkutan Nataru. Tepatnya dari 24 Desember 2022 hingga 8 Januari 2023. Secara khusus untuk Jogjakarta melayani rute perjalanan Stasiun Tugu Jogjakarta menuju Stasiun Gambir Jakarta.

“Sementara kereta Panoramic ini di masa angkutan Nataru, dari 24 Desember sampai 8 Januari, nanti kita konfirmasi akan rangkaian ke kereta apa kedepannya. tarifnya mulai dari Rp 750 ribu tiket promo terbatas,” katanya. (dwi)

Jogja Raya