RADAR JOGJA – Salah satu pilihan mudah dalam berbusana adalah menggunakan baju berbahan flannel bermotif kotak-kotak. Pariza Dwi Subaresi jadi salah satu yang menggemari baju flannel kotak. Menurutnya, baju itu dapat membuat tampilan terkesan sederhana, namun tetap bergaya. “Pakai baju flannel kota tuh, simple but stylish,” ujarnya kepada Radar Jogja Jumat (1/7).

Mahasiswa Universitas Amikom Jogjakarta ini juga menilai, flannel mudah dipadupadankan. Beragam jenis pakaian, menurutnya, cocok dipakai bersama flannel. Tinggal menyesuaikan warna dan acara yang akan didatangi. “Paling simple, pakai outfit serba hitam terus dikasih flannel berwarna terang buat statement,” sebutnya.

Flannel juga dapat memberikan kesan tampilan santai, sehingga Pariza tidak risau merasa ‘tua’ saat datang ke acara formal. Tapi sekaligus memberi kesan formal, meskipun sebenarnya dia hanya menggenakan celana pendek dan kaos oblong sebagai outfit utama. “Jadi outer, flannel cocok juga kan,” lontarnya.
Oleh sebab itu, Pariza menjadikan baju flannel sebagai andalan dalam berbagai kesempatan. Mulai dari ke kampus, pergi kondangan, sampai ngedate bersama doi. “Soalnya baju flannel memang cocok buat acara apa pun,” ucapnya.

Dalam membeli baju flannel, ia mengaku tidak pilih-pilih. Dalam artian tidak harus dari merek tertentu atau keluaran distro. Asal, dia menyukai perpaduan warna dan harga baju pas di kantongnya. “Ya asal cocok, bungkus aja,” gelaknya.

Baju flannel memang umum digemari laki-laki. Tapi, Mahadevi Paramita Putri juga menggemarinya. Baju yang menggunakan bahan flannel, disebutnya, mampu memberikan kehangatan. “Bisa jadi ganti jaket baju flannel tuh,” serunya.

Bahkan menurut Mahadevi, baju flannel lebih unggul dibanding jaket. Jika digunakan untuk sehari-hari. Sebab, iklim Indonesia yang tropis, mendapat pancaran matahari yang cukup banyak. “Buat layering kan apik, tapi nggak panas,” jelasnya.

Flanel motif kotak-kotak juga disebut ibu dua orang anak ini lebih sesuai dengan kepribadiannya. Baju memberikan kesan penampilan yang santai dan tidak berlebihan. “Flannel kotak-kotak tuh nggak lebay,” cetusnya.

Mahadevi justru cenderung menghindari flannel motif bunga-bunga. Hal itu dilakukan agar tetap tampilan stylish sesuai dengan kepribadiannya. Sekaligus menyesuaikan koleksi isi lemari, yang sudah terlebih dahulu dimiliki. “Jadi kalau pakai jilbab polos masih bagus. Jilbabku kan mayoritas polosan,” ungkapnya. (fat/laz)

Jogja Raya