RADAR JOGJA – Yayasan Rumpun Nurani bekerjasama dengan Kolektif Collaboration Space menggelar bazar UMKM, Minggu (26/6). Bazar ini diikuti oleh sebanyak kurang lebih 30 UMKM dengan berbagai produk. Diantaranya, produk kuliner, aksesoris, dan fashion.

Koordinator Departemen Ekonomi, Yayasan Rumpun Nurani, Yuni Windarti menjelaskan kegiatan ini diikuti oleh beberapa anggota Komunitas Ibu Pilihan (KIP). Komunitas ini berisikan para ibu tunggal maupun ibu yang memiliki suami, tetapi suaminya terkendala untuk menjadi tulang punggung keluarga.

Yuni mengatakan gelaran ini diharapkan bisa menjadi wadah untuk bersama-sama mendukung usaha ibu para pelaku UMKM.

“Yayasan Rumpun Nurani itu merupakan yayasan nirlaba. Salah satunya, mendampingi ibu-ibu yang mempunyai UMKM. Mereka tergabung dalam Komunitas Ibu Pilihan (KIP). Itu isinya ibu-ibu tunggal, single mom. Ibu-ibu yang masih punya suami, tapi suaminya terkendala untuk menjadi pulang tunggung keluarga,” jelasnya saat ditemui di Kolektif Collaboration Space, Minggu (26/6).

Yuni mengatakan, ada hal unik yang ditawarkan pada gelaran bazar kali ini. Alat transaksi harus ditukarkan dalam bentuk mata uang monopoli. Tujuannya agar para pengunjung bisa merasakan pengalaman berbeda saat datang ke bazar ini. Dia berharap, nantinya kegiatan ini dapat menumbuhkan perputaran ekonomi bagi para pelaku UMKM.

“Semua welcome datang, belanja, tapi tukar duitnya dulu di depan. Nanti baru mata uang itu yang digunakan untuk belanja di sini. Agar pengunjung punya pengalaman yang berbeda. Kami berharap bisa mencatat pertumbuhan dari kegiatan ini, ada banyak yang terbantukan karena omzetnya semakin meningkat,” katanya.

Tak hanya bazar, ada pula kegiatan cooking class bagi anak dan parenting class. Ke depan, gelaran ini diharapkan dapat kembali diselenggarakan setiap tahunnya.

“Rencananya setiap tahun ada. Mungkin tahun ini akan ada dua kali. Satu kali lagi di akhir Desember,” katanya. (Obi/ isa/dwi)

Jogja Raya