RADAR JOGJA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya memberikan sosialisasi dan literasi kepada masyarakat terkait perdagangan kripto dan penggunaan robot trading. Ini agar masyarakat tak mudah kena rayu dan iming-iming imbal yang berujung pada tindakan ilegal.

Kepala OJK Perwakilan DIJ Parjiman mengatakan, masyarakat sekarang perlu melihat secara detail terkait investasi atau perdagangan berjangka komoditi. Kasus-kasus yang ada, seperti ivestasi binomo, fahrenheit diklaim tidak berizin. “Jadi ternyata izin-izin yang diperoleh itu sebetulnya bukan izin dalam rangka penggunaan dari robot trading. Jadi izinnya kadang ada yang disalahgunakan juga,” katanya di sela konferensi pers Rabu (22/6).

Parjiman menjelaskan fenomema aset dan perdagangan kripto serta penggunaan robot trading sangat penting diedukasi ke masyarakat luas dalam perdagangan berkomoditi berjangka. Ini karena akhir-akhir ini banyak yang keliru dan salah menangkap terkait perdagangan aset kripto itu juga penggunaan dari robot robot trading. “Robot trading itu sebagai alat saja atau alat bantu dalam rangka melakukan perdagangan,” ujarnya.

OJK dalam hal ini, akan meningkatkan sosialisai atau literasi kepada masyarakat. Agar paham terkait perdagangan kripto dan penggunaan trading. “Sehingga masyarakat itu tidak mudah kena rayu, tidak mudah diiming-imingi imbal hasil yang besar dan dalam waktu singkat,” jelasnya.

Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Tirta Karma Sanjaya mengatakan banyak sekali masyarakat terjebak dengan investasi-investasi ilegal yang tertipu. Bukan hanya ilegal, legal pun diklaim tidak terlepas akan ada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi. “Jadi kami sampaikan bisa saja perusahaan sekuritas A, perusahan berjangka A yang ada di Bappebti, Sekuritas A yang ada di OJK, banyak sekali juga yang di web-nya itu website palsu dan sebagainya,” katanya.

Diharapkan dengan maraknya tindakan-tindakan terhadap investasi ilegal, masyarakat harus lebih aware. Pun, Bappebti akan memberikan perbaikan-perbaikan dari sisi investasi legal. Agar masyarakat lebih mengetahui investasi legal dan kemudahannya. “Ini memang menjadi PR besar kami supaya kami terus meningkatkan literasi, selain juga meningkatkan dari sisi regulasi karena teknologi sekarang semakin cepat,” jelasnya.

Investasi ilegal dipastikan tidak berizin dari Bappebti dan OJK. Soal izin ini bisa dicek melalui web kedua lembaga tersebut. Pun dari sisi rekening, investasi ilegal lebih mengarah pada rekening pribadi. Dan perusahaan menduplikasi yang legal. Sedangkan investasi legal, akan masuk ke rekening sigreget account.

Rekening terpisah bukan rekening perusahaan. Sementara rekening nasabah tersendiri, sehingga rekeningnya berbeda. “Jadi dari rekening banknya sudah berizin di Bappebti. Bahkan perusahaannya kalau diklik di Bappebti dan OJK tidak akan ada daftar izinnya. Harus dipastikan seperti itu oleh masyarakat,” tambahnya. (wia/pra)

Jogja Raya