RADAR JOGJA – Kepala Dinas Perdagangan Kota Jogja Veronica Ambar Ismuwardani memastikan stok bahan pangan di Kota Jogja aman jelang hari raya Idul Adha. Beberapa komoditas utama yang menjadi perhatian diantaranya beras, telur, cabai dan minyak goreng.

Dia mencatat, stok beras di Kota Jogja saat ini mencapai 10.887,59 ton dengan harga Rp. 11 ribu/kilogram. Sementara untuk komoditi telur ayam tersedia sebanyak 547,59 ton dengan harga Rp. 28 ribu/kilogram. Komoditas minyak goreng tersedia sebanyak 256.24 ton dengan harga Rp 15.500/kilogram untuk jenis curah dan Rp 22.500 hingga Rp 24 ribu untuk jenis kemasan.

Untuk cabai kini tersedia sebanyak 21,23 ton dengan harga Rp. 80 ribu/kilogram. Harga komoditas cabai ini dinilai masih tinggi. Penyebabnya adalah gagal panen akibat anomali cuaca.

“Secara keseluruhan masih aman. Di sini merupakan pusat kota, sehingga sangat menguntungkan. Dari sisi distribusi lancar aksesnya. Kota Jogja bukan merupakan daerah produksi. Maka, harus menjaga kestabilan stok maupun harga,” jelasnya saat ditemui di Science Theater Taman Pintar, Kamis (23/6).

Mendekati Idul Adha, pihaknya rutin melakukan pantauan lapangan. Tercatat saat ini ada 8 pasar tradisional yang menjadi rujukan. Hasilnya selalu diunggah setiap hari Senin dan Kamis melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS).

Tak hanya itu, kios Segara Amarta juga tetap beroperasi di 3 pasar. Diantaranya Pasar Beringharjo, Pasar Kranggan dan Pasar Prawirotaman. Pihaknya juga menggandeng Bulog DIJ sebagai barometer dan ketersediaan serta stabiliasasi harga pangan.

“Kami juga melihat dan mengomunikasikan bagaimana di tingkat pedagang pasar atau pengecer ini tidak terlalu tinggi harganya, sehingga gejolak konsumen juga tidak terlalu tinggi,” katanya. (isa/dwi)

Jogja Raya