RADAR JOGJA – Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins melakukan audiensi ke Kantor Gubernur DIJ. Kedatangannya diterima langsung oleh Gubernur DIJ Hamengku Buwono X (HB X) di Gedung Wilis Kompleks Kepatihan Pemprov DIJ, Selasa (21/6).

Owen menuturkan kedatanganya kali ini untuk menjalin silaturahmi dengan Pemprov DIJ khuusnya HB X. Tentang perbincangan, Owen menceritakan pertemuan membahas kondisi Indonesia maupun global. Salah satunya tentang manuskrip kuno milik Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

“Kami juga berdiskusi tentang manuskrip dan saya tahu bahwa sudah ada diskusi antara Pemprov DIJ, Perpustakaan Nasional dan Perpustakaan Inggris tentang hal ini,” jelasnya ditemui usai audiensi, Selasa (21/6).

Owen menuturkan penanganan manuskrip sejatinya adalah tanggungjawab British Library. Walau begitu pihaknya tetap membuka pintu komunikasi dengan pihak Keraton Jogjakarta. Terkait kelanjutan perbicangan tentang naskah-naskah kuno yang berada di Inggris.

Disatu sisi pihaknya mengapresiasi adanya upaya digitalisasi. Langkah ini dapat menjaga kelestarian naskah-naskah kuno. Selain memudahkan pengarsipan juga menjaga kelestarian isi dari setiap manuskrip.

“Kami sangat senang bahwa digitalisasi manuskrip yang dilakukan pada 2019 ini berjalan sangat baik dan ada prioritas untuk digitalisasi di masa depan. Pak Gubernur juga berbicara banyak tentang kerja-kerja yang dilakukan oleh Keraton untuk mendukung proyek ini seperti seminar dan pameran. Dan kami sangat menantikan kerjasama selanjutnya di bidang ini,” katanya.

Dalam pertemuan ini, Owen juga membahas pandemi Covid-19. Terjadi secara global tentu dampaknya luas dan beragam. Dampaknya tak hanya ke kesehatan tapi juga ekonomi dna sektor lainnya.

Dia mengapresiasi langkah kerja pemerintah Jogjakarta. Baik dalam upaya pencegahan maupun penanganan. Termasuk masifnya upaya vaksinasi dari level provinsi hingga ke pedesaan.

“Saya sangat mengapresiasi kepemimpinan beliau dalam penanganan pandemi Covid-19 dan kepeduliannya terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat Jogjakarta,” ujarnya.

Disinggung tentang kerjasama, Owen menuturkan dalam penggodokan. Berupa kerjama di tingkat Pemprov DIJ dengan Pemerintah Inggris. Tepatnya untuk sektor ekonomi kreatif, ekonomi digital dan pendidikan.

“Kami berdiskusi tentang ambisi pak Gubernur akan masa depan Jogjakarta, potensi kerjasama antara Jogjakarta dan Inggris di sektor ekonomi kreatif, ekonomi digital dan pendidikan. Dan saya juga mengundang pak Gubernur untuk mengunjungi Inggris dan mudah-mudahan beliau bisa datang ke negara saya,” katanya. (Dwi)

Jogja Raya