RADAR JOGJA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gunungkidul memperkirakan, dari total 30 ribu pemudik Lebaran, 60 persen menggunakan kendaraan pribadi. Jumlah pemudik diperkirakan sama ketika sebelum pandemi Covid-19.

Kepala Dishub Kabupaten Gunungkidul, Rahmadian Wijayanto mengatakan, diperbolehkannya mudik lebaran tahun ini diperkirakan akan mengalami peningkatan. Tahun ini akan mengalami peningkatan antara 10 persen, berdasarkan pada data 2019. “Akan mengalami kenaikan 10 persen dari data jumlah pemudik sebanyak 30 ribu di 2019 dan 2022 ini diperkirakan sama ketika belum pandemi” kata Rahmadian.

Dia menjelaskan, untuk pemudik 60 persen didominasi kendaraan pribadi dan 40 persen armada umum. Untuk memonitoring data pemudik pemerintah daerah akan memanfaatkan Sistem Intormasi Desa (SID) sehingga data akan lebih cepat dan akurat.”Sementara itu dalam rangka menyambut pemudik dan kelancaran lalulintas memulai operasi pada H-7 sejak 25 April, dan H+7,” ujarnya.

Persiapan menghadapi libur lebaran dishub telah melaksanakan upaya perbaikan penerangan jalan umum, perbaikan APILL dan perlengkapan jalan lainya, serta melakukan himbauan sosialisasi tentang keselamatan lalu lintas. Mempersiapkan personil dalam rangka pos pelayanan bersama kepolisian TNI dan OPD, ormas. Pendataan kendaraan angkutan umum dan penumpang, pelayanan dan pengawasan angkutan penumpang barang, pelaksanaan ramcek kendaraan dan awak angkutan lebaran.”Serta pemberlakukan pembatasan angkutan barang non BBM dan bahan pokok,” ungkapnya.

Upaya lainya, petugas memasang rambu lalu lintas di tanjakan Bundelan, simpang tiga Mulo dan Bundaran Siyono yang dipindah agak ke timur agar bis besar dan kendaraan 3/4 bisa masuk ke ringroad bukan ke kota.”Untuk rekayasa lalulintas meliputi jalur utama Jogjakarta-Wonosari,” ucapnya.

Untuk mengatasi kepadatan arus lalulintas di jalur utama kota Wonosari rekayasa lalu lintas simpang tiga Amigo dengan menutup lalulintas dari arah barat.Lalulintas dari arah Timur dialihkan ke jalan Baron dan dari arah Selatan dialihkan ke Timur melalui jalan Mgr Sugiyopranoto dan lalu lintas depan sewoko ke arah selatan di tutup.

Sementara itu untuk pos pelayanan terdapat tiga posko terpadu meliputi pos Patuk, Pos Siyono, dan pos Baron. Pos pelayanan mandiri meliputi lima pos jalur obyek wisata (jalur Ngrenehan, JJLS, Baron, Pule, Tepus), 2 pos pengawasan perparkiran (Argosari, Pantai Pulang Sawal), pos pelayanan terminal Semin, Pos Terminal Type A Dhaksinarga. “Personel dishub dalam operasi ini melibatkan 86 petugas dengan rincian 56 orang yang akan bertugas di lapangan dan 30 orang di sekretariat,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, pemerintah pusat pada tahun ini memberikan kebijakan mudik, dengan syarat telah mendapatkan vaksin dosis 1 dan 2 serta vaksin booster. “Rencana lalu lintas dan libur lebaran melibatkan 854 personel dari berbagai unsur meliputi TNI, Polri, dinas perhubungan, Satpol PP, ormas dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait,” kata Sunaryanta. (gun/pra)

Jogja Raya