RADAR JOGJA – Pemerintah Kota Magelang melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng (migor) dan bantuan pangan non tunai (BPNT) kepada 8.835 keluarga penerima manfaat (KPM). Meski sudah dijadwalkan, jika ada yang belum mengambil bantuan tak akan hangus.

Kepala Dinsos Kota Magelang Bambang Nuryanta menuturkan, terkait kriteria calon penerima BLT, Bambang mengatakan, mereka dipilih oleh Kementerian Sosial (Kemensos) sesuai dengan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). “Dari Dinsos juga tidak dapat memprediksi siapa saja yang akan menerima BLT tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (20/4).

Namun, jika ada KPM yang belum mengambil bantuan tersebut hingga batas waktu yang telah ditentukan, mereka dapat mengambilnya di Kantor Pos Cabang Magelang. Pasalnya, bantuan tersebut memang harus segera disalurkan kepada semua KPM.

Dinsos juga akan pro aktif memberitahukan kepada yang bersangkutan untuk segera mengambilnya paling lambat Senin (25/4) mendatang. “Barangkali ada yang sedang bepergian dan tidak di rumah saat jadwal penyaluran, nanti bisa diambil di kantor pos. Tidak akan hangus,” lanjutnya.

Dia berharap, masyarakat dapat memanfaatkan sebaik mungkin bantuan yang telah diberikan. Seperti untuk mencukupi kebutuhan pokok dan kebutuhan primer lainnya. Penyaluran di Magelang sendiri diberikan selama tiga hari, terhitung dari Selasa hingga Kamis (19-21/4).

Penyaluran BLT tersebut dilakukan oleh PT Pos Indonesia Cabang Magelang dan dilaksanakan di 17 kelurahan yang ada di Kota Magelang. Menurutnya, penyaluran di masing-masing kelurahan tersebut, untuk mengantisipasi adanya antrean panjang dan kerumunan. Sehingga pihak kelurahan juga telah memberikan jadwal penyalurannya.

Bambang menyebut, nominal BLT yang diterima masing-masing KPM sebesar Rp 100 ribu per bulan selama tiga bulan. Dari Januari hingga Maret. Sehingga pencairannya dilakukan sekaligus Rp 300 ribu. “Mereka juga dapat BPNT sebesar Rp 200 ribu pada Mei mendatang. Jadi, masing-masing penerima mendapat bantuan sebesar Rp 500 ribu,” ungkapnya.

Dia menambahkan, penyaluran BLT di masing-masing kelurahan dikaksanakan selama tiga hari. Pada Selasa (19/4), ada sebanyak 2.948 KPM di Kelurahan Kedungsari, Kramat Selatan, Kramat Utara, Kemirirejo, Potrobangsan, Wates, dan Rejowinangun Utara. Kemudian, pada Rabu (20/4) untuk warga di Kelurahan Jurangombo Selatan, Jurangombo Utara, Magersari, Rejowinangun Selatan, Rejowinangun Utara, Gelangan, dan Tidar Utara dengan jumlah KPM sebanyak 3.827 orang. Sementara pada Kamis (21/4), penyaluran BLT ditujukan bagi warga di Kelurahan Cacaban, Tidar Selatan, Magelang, dan Kelurahan Panjang dengan jumlah 2.060 KPM. “Jadi, penyaluran selama tiga hari ini ada 8.835 KPM,” imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang penerima BLT, Supiyah, warga Kampung Ngembik, Kelurahan Kramat Selatan, Kecamatan Magelang Utara mengaku senang dan bersyukur dengan adanya bantuan tersebut.

Uang itu akan dimanfaatkan untuk membeli leperluan persiapan lebaran, seperti makanan dan lainnya. “Alhamdulillah, bisa mendapatkan bantuan. Banyak atau sedikit tetap disyukuri,” ucapnya semringah. (aya/pra)

Jogja Raya