RADAR JOGJA – Gubernur DIJ Hamengku Buwono X angkat bicara terhadap aksi kejahatan jalanan yang kembali menelan korban jiwa di Jogjakarta. Dikatakan, aksi yang telah menghilangkan nyawa seseorang ini tidak bisa ditoleransi. Harus diproses hukum secara tegas.

“Pelanggaran pidana saya kira. Dicari saja, tangkap dan diproses. Kalau saya itu sudah berlebih (sampai menghilangkan nyawa, Red),” tegas Gubernur HB X di Kompleks Kepatihan Jogja, kemarin (4/4).

Gubernur meminta agar tindak kejahatan diproses secara hukum. Pasalnya, hanya dengan cara seperti itu pelaku jera. “Makanya itu satu-satunya cara hanya diproses hukum. Karena hanya dengan cara seperti itu, bisa mengatasi persoalan,” tandasnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD DIJ Huda Tri Yudiana meminta aparat kepolisian segera memburu pelaku kejahatan jalanan ini. Ia menegaskan agar akar kejahatan mulai diberantas.

“Peristiwa ini terus berulang. Karena itu kami minta agar akarnya dan faktor pendukungnya diberantas. Salah satunya adalah peredaran miras ilegal dan narkoba,” jelasnya.

Huda juga meminta agar patroli dan penjagaan diperketat. Terutama di wilayah DIJ yang terbilang rawan. Dalam hal ini warga dapat dilibatkan untuk melakukan penjagaan di wilayah masing-masing.

“Penerangan jalan di tempat-tempat rawan harus diperbaiki, selain juga dipasang kamera-kamera CCTV. Diumumkan seluruh tempat di kota dan jalan-jalan tersebut dalam pantauan CCTV, sehingga pelaku harus berpikir ulang jika mau beraksi,” kata Huda. (cr4/laz)

Jogja Raya