RADAR JOGJA – Permintaan penundaan jadwal relokasi pedagang kaki lima (PKL) kawasan Malioboro minimal selepas Lebaran, tak diindahkan. Eksekusi pemindahan PKL ke dua tempat baru tetap berlangsung Januari ini.

Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti (HS) mengatakan, sesuai instruksi Gubernur Hamengku Buwono X, proses relokasi tidak boleh ditunda-ditunda. Pemindahan tetap dilakukan bulan ini, tetapi kepastian tanggalnya enggan disebutkan.

“Januari, entah pertengahan atau akhir, ya nanti kita lihat segala sesuatunya. Kalau nggak besok, ya lusa atau bisa minggu depannya. Tetapi penataan ini keniscayaan dan dipastikan terjadi,” katanya Senin (10/1).

HS menjelaskan sebelum eks Bioskop Indra dan bekas Kantor Dinas Pariwisata DIJ ditempati para PKL, sejatinya harus dipastikan terlebih dulu kaitannya dengan kesiapan tempat itu. Terutama di sentra bekas Kantor Dinas Pariwisata DIJ yang berdiri gedung non permanen tersebut. Sebagai akuntabilitas kebijakan, pemkot harus memastikan dulu kelayakannya.

“Toh ini bulannya saja belum ganti, masih bisa lah (relokasi) Januari. Kami tidak bermaksud menunda-nunda. Sekarang sedang kita lihat dulu kesiapannya. Tidak mungkin begitu saja kita pindahkan, tapi belum dilihat kondisi selternya seperti apa,” ujarnya.

Kendati begitu, pedagang diminta tidak perlu muncul kekhawatiran ketika dipindahkan dalam waktu dekat akan sepi pengunjung. Orang nomor satu di Kota Jogja itu optimistis mereka tidak akan kehilangan pemasukan di tempat baru nanti.

“Nanti kalau pedagangnya sudah kumpul di situ, jadi satu pasti ada (pengunjung) yang datang. Jangan khawatir, tenang, rezeki sudah ada yang mengatur,” jelasnya.

Tidak serta merta dibiarkan, sudah menjadi tugas pemkot untuk membuat kawasan Malioboro tetap ramai dikunjungi, sehingga perekonomian para pedagang kecil di sana tetap bergeliat. Praktis upaya promosi bakal dilakukan tak henti.

“Tugas wali kota itu meramaikan Malioboro ya. Ora malah marai sepi. Meski ada pergeseran, konsep pemasaran di tempat itu menjadi tanggung jawab saya. Kita hanya mengatur, agar tidak semrawut,” terangnya.

Terpisah, Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi mengatakan hal senada. Tanggal pasti relokasi masih belum dipastikan. “Ya, belum. Nanti kita tunggu saja. Insya Allah nanti secepatnya, karena sekarang semua PKL saya dengar sudah sepakat untuk pindah,” katanya. (wia/laz)

Jogja Raya