RADAR JOGJA – Kapolresta Jogja Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro menjamin pelaksanaan ibadah Misa Natal berlangsung aman dan nyaman. Polresta Jogja, lanjutnya, menerjunkan 1.119 personel selama Natal dan Tahun Baru. Salah satu tugasnya adalah melakukan penjagaan di gereja-gereja.

Untuk wilayah Kota Jogja, penjagaan terfokus di sejumlah gereja besar. Disertai dengan berdirinya pos pengamanan. Salah satunya berdiri di Gereja Santo Antonius Kotabaru.

“Sebanyak 1.119 personel kawal Natal dan Tahun Baru. Ini diluar BKO (bantuan ) dari TNI dan pihak lain. Berharap kegiatan Nataru aman dan tidak ada kejadian yang tidak diinginkan,” jelasnya ditemui usai memantau kegiatan sterilisasi di Gereja Santo Antonius Kotabaru, Jumat (24/12).

Setidaknya ada sekitar 64 gereja di Kota Jogja. Seluruhnya mendapatkan pengamanan dari kepolisianan dan personel gabungan. Terutama dengan penjagaan masing-masing Polsek wilayah.

Tak hanya memantau keamanan, pihaknya juga memastikan penerapan protokol kesehatan. Melakukan pemeriksaan agar berlangsung secara ketat. Tujuannya agar tak muncul kasus atau klaster Covid-19 pasca ibadah gereja.

“Skala prioritas, kalau jemaat banyak akan pertebal (jumlah personel). Tapi kalau sedikit kami sesuaikan. Seperti di Gereja Kotabaru ini. Pastikan kuotanya, lalu barcode dan jika tidak punya ya tidak bisa masuk ke dalam (ikut misa gereja),” katanya.

Sterilisasi gereja juga berlangsung secara maraton. Penyisiran ini melibatkan Sat Brimob Polda DIJ. Selain di Gereja Santo Antonius Kotabaru juga di Gereja Sawo Kembar Klitren Gondokusuman.

“Tujuannya membersihkan dan menyisir agar gereja dipastikan aman dan nyaman untuk peribadahan. Langsung oleh Gegana Brimob untuk penyisiran,” ujarnya. (dwi)

Jogja Raya