RADAR JOGJA – PSS Sleman hanya mampu bermain imbang 1-1 kontra Persipura Jayapura di Stadion Manahan, Solo, kemarin sore (7/12). Gol sang mantan di penghujung laga membuyarkan kemenangan Super Elang Jawa dalam lanjutan BRI Liga 1 2021/2022 pekan ke-16 itu.

Sejatinya hingga waktu normal di babak kedua, PSS mampu unggul lewat gol penyerang asing asal Serbia Nemanja Kojic pada menit ke-75. Sayang, kemenangan di depan mata sirna setelah Yevhen Bokhashvili menjebol gawang mantan klubnya tersebut di menit 90+2.

Pelatih PSS Dejan Antonic sangat kecewa dengan hasil yang didapat. Ia menyayangkan terjadinya gol balasan di injury time babak kedua. Menurutnya, gol itu cukup menyakitkan. “Kami sedih karena tidak dapat tiga poin. Mungkin cuma 10 detik sebelum masuk gol, kita sedikit hilang konsentrasi di lini belakang,” ujarnya usai pertandingan.

Pelatih asal Serbia itu mengatakan, pertandingan kemarin cukup berat bagi kedua tim. Laga juga disebut Dejan berjalan menarik karena kedua kesebelasan sama-sama punya banyak peluang untuk mencetak gol. “Tapi babak pertama kami memang tidak ada proses bola, karena Persipura press kita di depan. Sebenarnya kami bikin plan untuk bola mati, tapi tidak efektif dan tidak jalan,” keluhnya.

Meski gagal mendulang poin penuh, Dejan cukup mengapresiasi perjuangan Bagus Nirwanto cs. Apalagi, pada laga ini sejumlah pemain Super Elja tidak dalam kondisi fit. “Di game ini kami paksa Dendy Agustan sebagai wing kanan dan Ocvian Chaniago wing kiri. Kita tidak ada pemain untuk rotasi. Irkham Mila cedera, Jefri Kurniawan cedera di menit 20, sehingga kami masukkan posisi pemain tidak murni,” bebernya.

Pelatih berlisensi UEFA Pro itu berharap anak asuhnya tidak larut dalam kesedihan. Ia ingin PSS bangkit dan fokus menghadapi Persela Lamongan di laga pamungkas series 3 (11/12). Hasil ini menempatkan PSS di posisi 10 klasemen sementara dengan koleksi 20 poin. Sedangkan Persipura masih tertahan di peringkat 17 dengan raihan 10 poin.

Sementara itu, bek PSS Fandry Imbiri menyatakan, ia dan rekan timnya sudah berjuang maksimal untuk merebut poin penuh. Tapi, hasil akhir memang tidak sesuai dengan yang diharapkan. “Jalannya pertandingan semua sesuai intruksi pelatih, cuma ada kita sedikit miss di lapangan. Apa yang pelatih mau sudah kami terapkan, tapi ya hasil tidak berpihak kepada kami,” ucapnya.

Pada laga kemarin kedua tim langsung tampil menekan untuk mencetak gol lebih dulu. Hanya, di pertengahan babak pertama Mutiara Hitam -julukan Persipura- lebih banyak menciptakan peluang. Mereka cukup kesulitan membobol gawang yang dijaga Miswar Saputra. Lini belakang PSS tampil solid. Hingga turun minum, skor kacamata tetap bertahan.

Memasuki paro kedua, PSS tampil lebih agresif. Hasilnya, mereka berhasil unggul berkat aksi Nemanja Kojic. Namun, tiga poin yang sudah dalam genggaman lepas setelah Yevhen Bokhashvili mencetak gol penyama kedudukan di injury time. Laga pun berakhir seri 1-1. (ard/laz)

Jogja Raya