RADAR JOGJA – Gol Aaron Evans di babak kedua memastikan kemenangan PSS Sleman atas PSIS Semarang dalam lanjutan BRI Liga 1 2021/2022. Klub berjuluk Super Elang Jawa itu menang tipis dengan skor 2-1 di Stadion Manahan, Solo tadi malam (3/12). Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri rentetan hasil minor PSS dalam empat laga terakhir.

Hasil ini menempatkan Super Elja di peringkat 10 klasemen sementara dengan koleksi 19 angka. Sementara PSIS berada di posisi enam dengan raihan 24 poin.

Comeback manis disyukuri Pelatih PSS Dejan Antonic. Pelatih asal Serbia itu memuji penampilan anak asuhnya pada laga pekan ke-15 itu. “Puji Tuhan kami menang lawan tim yang punya materi pemain bagus. Kami masih ada sakit hati karena kalah lawan Persita, tapi anak-anak kerja keras dan mau perbaiki,” ujarnya usai laga semalam.

Meski menang, pelatih 52 tahun itu menilai masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki. Utamanya dalam penyelesaian akhir. Ia menyebut ada tiga peluang pada paro pertama dan dua peluang bersih di babak kedua yang terbuang percuma. “Harusnya kita lebih fokus dan bisa cetak gol banyak. Untuk finishing Senin-Jumat yang kita latih nggak jalan,” katanya.

Kendati begitu, Dejan sangat mengapresiasi kerja keras dan kemauan anak asuhnya untuk menang. Terlebih, pada laga kemarin PSS datang dengan kondisi kurang begitu ideal. Sejumlah pemain disebut tidak dalam kondisi fit. “Irkham Mila sakit, Asyraq Gufron baru sembuh dan Fandry Imbiri saya paksa untuk main dia ada sedikti cedera,” paparnya.

Atas kemenangan ini Dejan sangat berterimakasih kepada Bagus Nirwanto cs. Karena dengan kondisi tidak istimewa, namun anak-anak Sleman bisa memenangkan pertandingan. “Ya, menit 75 ada Ocvian Chanigio jadi wing kiri Dendi Agustan di wing kanan karena kita tidak ada yang lain. Tapi saya senang siapa pun yang dapat kesempatan dia mau kerja keras. Kadang orang cuma lihat gambar di tv tapi mereka tidak tahu kondisi anak-anak yang sesungguhnya,” beber mantan pelatih Madura United ini.

Sementara itu, gelandang muda Ocvian Chanigio senang dengan hasil yang didapat. “Kami ucapkan syukur Alhamdulillah atas kemenangan ini. Semoga hasil ini memotivasi kami untuk lebih baik lagi,” ucap pemain 22 tahun itu.

Pada laga kemarin, PSS tertinggal lebih dulu lewat free kick Septian David Maulana pada menit ke-6. Beruntung, 9 menit berselang Super Elja berhasil menyamakan kedudukan melalui gelandang asing Eduardo Jose Barbosa alias Juninho. Gol balasan berawal dari kesalahan barisan pertahanan PSIS. Setelah gol itu, PSS bermain lebih menekan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Sayang, tak ada gol tambahan hingga babak pertama rampung.

Pada paro kedua PSS langsung tancap gas. Mereka bermain cukup agresif untuk mencuri gol. Terus membombardir pertahanan lawan, gol yang dinanti akhirnya datang lewat bek asing Aaron Evans pada menit ke-65. PSS berbalik unggul. (ard/laz)

Jogja Raya