RADAR JOGJA – PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi merancang pelaksanaan babak 8 besar Liga 2 2021 di tempat netral. Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi alias Jabodetabek menjadi salah satu opsi. Nantinya hanya ada dua stadion saja yang bakal digunakan di fase ini.

Rencana pelaksanaan babak 8 besar di Jabodetabek direspons positif oleh pelatih PSIM Seto Nurdiyantara. “Ya, artinya kalau memang di sana kami nunggu kepastian Jabodetabek-nya mana? Kami akan lebih fokus untuk perisapan dan benar-benar mulai main tanggal berapa dan di stadion mana itu kan penting,” kata Seto ditemui di Wisma PSIM kemarin siang (1/12).

Pelatih berlisensi AFC Pro itu berujar, jeda waktu jelang babak 8 besar ini akan dimanfaatkan betul untuk memperbaiki segala kekurangan tim. Dengan harapan di sisa waktu yang ada para pemain yang jarang mendapat menit bermain bisa terus menunjukkan progres. Baik dari segi fisik hingga teknik. “Jadi merata karena mungkin jadwal per pertandingan akan mepet. Itu jadi pemikiran saya,” ujarnya.

Di sisi lain, pada babak 8 besar PSIM tergabung di Grup Y bersama PSMS Medan dan Dewa United. Sementara Grup X dihuni oleh Sriwijaya FC, Rans Cilegon, dan Persis Solo. Sedangkan tambahan dua tim lagi bakal ditentukan pada partai terakhir Grup D hari ini (2/12). Nantinya, ke-8 tim tersebut bakal bertarung memperebutkan tiket ke babak perempat final Liga 2.

Soal persaingan di Grup Y, Seto menyebut kompetitor yang lolos 8 besar merupakan dua tim terbaik dari babak penyisihan grup. Semua tim juga dinilai punya kemampuan merata, secara teknik maupun taktikal. “Apapun itu kami coba tetap melihat ke diri kita sambil sedikit mengetahui bagaimana karakter lawan pemain,” paparnya.

Nah, untuk menambah daya gedor tim di babak 8 besar nanti Seto mengisyaratkan bakal mendatangkan pemain untuk beberapa sektor. Seperti bek, penyerang, dan gelandang. Saat ini sudah ada nama yang dikantongi manajemen Laskar Mataram.

“Mungkin kami akan datangkan pemain tapi belum bisa saya pastikan. Saya bicara pasti kalau pemainnya sudah ikut latihan. Kami coba bicara dengan manajemen kuota yang bisa ditambah,” terangnya.

“Artinya kami ada keinginan seperti itu tapi belum tentu pemain mau dan ada kesepakatan misalnya seperti itu jadi jelas kami ingin menambah,” lanjut Seto. Yang pasti, soal tambahan pemain, Seto ingin mendatangkan pemain yang punya kualitas di atas pemain yang dimiliki saat ini.

Sementara disinggung soal target di 8 besar, pelatih 47 tahun itu hanya berharap timnya dapat memberikan yang terbaik. Step by step berjuang untuk lolos di fase selanjutnya. “Keinginan kami lolos di empat besar tapi kita coba melihat per pertandingan. Ke arah sana ada tapi kami fokus per tahapnya saja dulu,” pungkasnya. (ard/din)

Jogja Raya